Jadwal BWF World Tour Juli 2026 – Bulan Juli 2026 menjadi periode yang padat dalam kalender BWF World Tour. Sepanjang bulan ini, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menjadwalkan tiga turnamen internasional yang akan menjadi ajang penting bagi para pebulu tangkis dunia. Untuk mengumpulkan poin peringkat sekaligus memburu gelar juara.
Rangkaian turnamen tersebut di awali dengan Japan Open, di lanjutkan China Open yang berstatus Super 1000, kemudian di tutup oleh Taipei Open level Super 300. Indonesia pun telah menyiapkan sejumlah atlet terbaiknya untuk tampil pada ketiga kompetisi tersebut. Dengan komposisi pemain yang di sesuaikan berdasarkan target prestasi dan strategi peningkatan peringkat dunia.
Japan Open 2026 Jadi Pembuka Tur BWF di Bulan Juli
Turnamen pertama yang akan berlangsung adalah Japan Open 2026. Kompetisi berlevel Super 750 ini di jadwalkan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, pada 14 hingga 19 Juli 2026.
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mendaftarkan total 15 wakil yang berasal dari lima sektor pertandingan. Yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang akan bersaing memperebutkan gelar juara. Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar 950 ribu dolar Amerika Serikat. Sehingga menjadi salah satu kompetisi bergengsi pada pertengahan musim.
Sementara itu, sektor tunggal putra menghadirkan kabar positif dengan kembalinya Jonatan Christie ke lapangan. Pebulu tangkis yang akrab di sapa Jojo tersebut kembali mengikuti turnamen internasional setelah mengambil jeda kompetisi usai tampil di Indonesia Open pada awal Juni lalu.
Selain Jonatan Christie, Indonesia juga menurunkan Alwi Farhan yang tengah menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim 2026. Nama lain yang turut di daftarkan ialah Moh. Zaki Ubaidillah. Namun, posisi Ubaidillah masih berada dalam daftar cadangan (reserve) kedua sehingga peluang tampilnya bergantung pada perubahan daftar peserta sebelum turnamen di mulai.
China Open 2026 Tawarkan Hadiah dan Poin Lebih Besar
Setelah Japan Open berakhir, perhatian akan beralih ke China Open 2026 yang merupakan salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender BWF World Tour. Ajang berstatus Super 1000 tersebut di jadwalkan berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, pada 21 hingga 26 Juli 2026.
Berbeda dengan Japan Open, China Open menawarkan hadiah yang jauh lebih besar, yakni mencapai 2 juta dolar Amerika Serikat. Selain hadiah fantastis, turnamen ini juga memberikan poin ranking yang sangat tinggi sehingga menjadi incaran para pemain elite dunia.
PBSI kembali menurunkan 15 wakil pada kompetisi ini dengan komposisi yang hampir sama seperti di Japan Open. Perbedaannya, Moh. Zaki Ubaidillah kini berada dalam daftar reserve pertama sehingga peluangnya untuk masuk ke babak utama menjadi lebih besar. Apabila terdapat pemain yang mengundurkan diri.
Indonesia memiliki catatan manis pada penyelenggaraan China Open sebelumnya. Gelar juara terakhir berhasil di raih melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang sukses menorehkan prestasi saat menjalani debut sebagai pasangan baru.
Keberhasilan tersebut di harapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi para wakil Merah Putih untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara pada edisi 2026.

Ilustrasi Bulu Tangkis
PBSI Berupaya Menambah Gelar Internasional
Hingga pertengahan musim 2026, prestasi bulu tangkis Indonesia di level BWF World Tour masih belum mencapai target maksimal. Indonesia memang telah mengoleksi beberapa gelar internasional. Tetapi belum mampu meraih trofi dari turnamen berlevel Super 1000.
Sejauh ini, pencapaian terbaik Indonesia datang dari Alwi Farhan yang sukses menjuarai Indonesia Masters dan Australia Open. Sementara itu, sektor ganda putra turut menyumbangkan gelar melalui pasangan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin setelah menjadi juara Thailand Open.
Dengan masih banyaknya turnamen besar yang tersisa sepanjang musim. PBSI berharap para atlet mampu meningkatkan performa sekaligus memperbaiki posisi dalam peringkat dunia.
Taipei Open Jadi Kesempatan Atlet Muda Mendulang Poin
Rangkaian BWF World Tour sepanjang Juli akan di tutup melalui Taipei Open 2026 yang berlangsung mulai 28 Juli hingga 2 Agustus. Turnamen berlevel Super 300 tersebut di manfaatkan PBSI sebagai ajang untuk memberikan kesempatan kepada atlet-atlet yang tengah mengejar peningkatan peringkat dunia.
Berbeda dengan dua turnamen sebelumnya, sejumlah pemain utama Indonesia tidak di daftarkan pada Taipei Open. Langkah ini di ambil agar atlet unggulan memiliki waktu pemulihan. Sementara pemain lain memperoleh kesempatan tampil lebih banyak di level internasional.
Beberapa nama yang masuk dalam daftar peserta Indonesia antara lain Anthony Sinisuka Ginting, Moh. Zaki Ubaidillah, Thalita Ramadhani Wiryawan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri, serta pasangan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.
Melalui strategi tersebut, PBSI berharap para pemain dapat menambah poin peringkat dunia. Sekaligus memperkuat kedalaman skuad nasional untuk menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya. Dengan jadwal yang padat sepanjang Juli, ketiga turnamen tersebut akan menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan prestasi bulu tangkis Indonesia di pentas internasional.