BAIC T1 Vs Lepas E4 menjadi perbandingan menarik di tengah pertumbuhan pasar mobil listrik Indonesia. Kedua SUV listrik asal China ini sama-sama menawarkan konfigurasi lima penumpang dan teknologi modern. Meski bermain di segmen yang berdekatan, keduanya membawa karakter berbeda dalam hal desain, fitur kabin, performa, hingga daya jelajah.

Perbedaan juga terlihat jelas pada harga. Lepas memasarkan E4 dengan harga Rp 339 juta. Sementara itu, BAIC menawarkan T1 dengan banderol Rp 393 juta on the road (OTR) Jakarta.

Selisih harga tersebut membuat persaingan keduanya semakin menarik. Apalagi, Lepas E4 membawa spesifikasi motor dan baterai yang lebih besar. Di sisi lain, BAIC T1 mengandalkan desain minimalis serta sejumlah teknologi untuk mendukung kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Desain BAIC T1 dan Lepas E4 Punya Karakter Berbeda

BAIC mengembangkan T1 dengan filosofi desain Arc-Flow. Pendekatan tersebut menghasilkan tampilan modern, bersih, dan minimalis. Pada bagian depan, BAIC menggabungkan desain lampu dengan logo kecil di area tengah sehingga menciptakan kesan futuristis.

BAIC juga memasang pelek alloy berukuran 18 inci untuk memperkuat karakter sporty pada sisi kendaraan. Secara keseluruhan, T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.770 mm.

BAIC mengklaim ukuran tersebut mampu menghasilkan ruang kabin yang lega dibandingkan sejumlah pesaing di kelasnya.

Sebaliknya, Lepas E4 membawa bentuk SUV yang terlihat lebih besar dan agresif. Mobil ini memiliki panjang 4.420 mm, lebar 1.817 mm, serta tinggi 1.635 mm. Lepas menetapkan jarak sumbu roda E4 sepanjang 2.700 mm.

Berdasarkan angka tersebut, Lepas E4 memiliki bodi yang lebih panjang dan tinggi daripada BAIC T1. Namun, T1 unggul dalam jarak sumbu roda. Selisih tersebut berpotensi memberikan ruang kaki lebih luas bagi penumpang belakang.

BAIC T1 vs Lepas E4

omparasi suv listrik China BAIC T1, dan Lepas e4.

Kabin Modern dengan Pendekatan Berbeda

Persaingan BAIC T1 vs Lepas E4 juga berlanjut ke bagian interior. BAIC mengusung konsep kabin minimalis dengan dominasi perangkat digital.

Pengemudi mendapatkan panel instrumen LCD berukuran 8,8 inci. BAIC juga menempatkan layar sentuh floating berukuran 15,6 inci sebagai pusat hiburan dan pengaturan berbagai fungsi kendaraan.

Selain itu, T1 menawarkan panoramic glass roof seluas 2,34 meter persegi. BAIC turut menyediakan konektivitas smartphone dan sistem pembaruan perangkat lunak secara over-the-air atau OTA.

Produsen tersebut juga menghadirkan teknologi Extreme Clean Cabin. BAIC menggunakan material kabin dengan lapisan anti-noda berbasis nano. Perusahaan mengklaim material tersebut aman bagi keluarga yang membawa bayi.

Sementara itu, Lepas menonjolkan kesan premium melalui kelengkapan kabinnya. E4 menggunakan head unit vertikal 14,6 inci dan panel instrumen digital berukuran 10,25 inci.

Lepas menambahkan panoramic sunroof, jok elektrik dengan fungsi pendingin, serta wireless charger berdaya 50 watt. Pengguna juga mendapatkan AC dual-zone lengkap dengan ventilasi untuk penumpang belakang.

Fitur Vehicle-to-Load atau V2L memungkinkan pemilik memanfaatkan energi baterai untuk memasok daya ke perangkat elektronik. Kamera 540 derajat turut membantu pengemudi melihat area sekitar ketika parkir atau melewati ruang sempit.

Performa Lepas E4 Lebih Bertenaga

BAIC T1 menggunakan motor listrik yang menghasilkan tenaga 70 kW atau sekitar 94 Tk. Mobil ini mengandalkan baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 42,3 kWh buatan CALB.

BAIC mengklaim kombinasi tersebut mampu membawa T1 menempuh perjalanan hingga 350 kilometer berdasarkan standar WLTC. Sistem DC fast charging juga membantu pengguna mempersingkat waktu pengisian baterai.

Lepas E4 menawarkan angka yang jauh lebih besar dalam sektor performa. Lepas membangun SUV listrik tersebut menggunakan LEX Platform dan menerapkan konfigurasi penggerak roda depan atau FWD.

Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 215 HP dan torsi maksimum 275 Nm. Lepas memasangkan motor tersebut dengan baterai berkapasitas 65,05 kWh.

Menurut klaim pabrikan, E4 mampu menempuh perjalanan hingga 500 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Dengan demikian, mobil ini menawarkan daya jelajah lebih panjang dibandingkan BAIC T1.

Lepas juga menyediakan teknologi DC Fast Charging. Produsen mengklaim teknologi tersebut mampu meningkatkan kapasitas baterai dari 30 persen menjadi 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit.

Selain kemampuan di jalan perkotaan, E4 dapat melewati genangan air dengan kedalaman hingga 525 mm. Kemampuan tersebut menambah fleksibilitas mobil untuk menghadapi beragam kondisi perjalanan.

BAIC T1 vs Lepas E4, Mana yang Lebih Menarik?

Jika mengacu pada spesifikasi di atas kertas, Lepas E4 menawarkan sejumlah keunggulan. Mobil ini memiliki tenaga lebih besar, kapasitas baterai lebih tinggi, serta jarak tempuh lebih panjang. Berbagai fitur kenyamanan juga memperkuat daya tariknya.

Harga Rp 339 juta membuat E4 semakin kompetitif karena angka tersebut berada di bawah harga BAIC T1.

Namun, BAIC T1 menawarkan pendekatan berbeda. Desain yang lebih minimalis cocok bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik modern tanpa tampilan terlalu agresif. Jarak sumbu roda 2.770 mm juga menjadi salah satu daya tarik untuk mendukung kenyamanan kabin.

Layar sentuh berukuran besar, panoramic glass roof, konektivitas smartphone, OTA, dan Extreme Clean Cabin melengkapi karakter T1 sebagai kendaraan listrik untuk penggunaan harian.

Pada akhirnya, pilihan BAIC T1 vs Lepas E4 bergantung pada kebutuhan konsumen. Lepas E4 lebih menarik bagi pembeli yang memprioritaskan tenaga, fitur, dan jarak tempuh panjang dengan harga lebih rendah. Sementara BAIC T1 dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang menyukai desain minimalis, kabin modern, serta karakter SUV listrik yang lebih sederhana.