Great Wall Motor (GWM) Indonesia – resmi memperkenalkan mobil listrik terbarunya, Ora 5, dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang. Kehadiran model terbaru ini menjadi langkah GWM dalam memperluas jajaran kendaraan listriknya di pasar Indonesia. Sekaligus menjawab meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Berbeda dengan lini Ora yang sebelumnya identik dengan desain hatchback bergaya membulat. Ora 5 tampil membawa konsep baru sebagai crossover perkotaan. Meskipun tetap mempertahankan sentuhan desain retro-modern yang menjadi ciri khasnya. Kendaraan ini hadir dengan dimensi lebih besar, postur lebih tinggi, serta tampilan yang lebih kokoh sehingga memberikan kesan modern sekaligus tangguh.

Peluncuran Ora 5 juga memperlihatkan komitmen GWM untuk menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang tidak hanya mengutamakan efisiensi energi. Tetapi juga menawarkan kenyamanan, teknologi, dan desain yang menarik bagi konsumen Indonesia.

Dimensi Lebih Besar untuk Kenyamanan Berkendara

Berdasarkan spesifikasi global, GWM Ora 5 memiliki ukuran yang lebih besar di bandingkan model Ora sebelumnya. Mobil ini memiliki panjang sekitar 4.471 mm, lebar 1.833 mm, dan tinggi 1.641 mm.

Sementara itu, wheelbase sepanjang 2.720 mm menjadi salah satu keunggulan yang di tawarkan. Dimensi tersebut di perkirakan mampu menghadirkan ruang kabin yang lebih lapang, terutama untuk area kaki penumpang di baris depan maupun belakang.

Selain memberikan kenyamanan lebih selama perjalanan, ukuran bodi yang proporsional juga membuat Ora 5 tampil sebagai crossover listrik yang cocok di gunakan untuk aktivitas harian di perkotaan maupun perjalanan jarak menengah.

Motor Listrik 201 Tk dengan Baterai 58,3 kWh

Pada sektor performa, Ora 5 mengandalkan motor listrik tunggal yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 150 kW atau setara dengan 201 tenaga kuda. Motor tersebut juga mampu menghasilkan torsi instan hingga 260 Nm. Sehingga memberikan akselerasi yang responsif sejak kendaraan mulai bergerak.

Untuk mendukung performanya, GWM membekali Ora 5 dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 58,3 kWh. Teknologi baterai jenis ini di kenal memiliki tingkat keamanan yang baik, usia pakai yang relatif panjang. Serta mampu menjaga efisiensi penggunaan energi.

Mengacu pada hasil pengujian spesifikasi global, mobil listrik ini di klaim mampu menempuh jarak sekitar 430 kilometer hingga 520 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh. Jarak tempuh tersebut di nilai cukup kompetitif untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota tanpa harus terlalu sering melakukan pengisian ulang daya.

Dengan kombinasi tenaga yang besar dan efisiensi baterai tersebut. Ora 5 di posisikan sebagai salah satu crossover listrik yang siap bersaing di segmen kendaraan listrik modern.

Interior Modern dengan Sistem Coffee OS

Masuk ke dalam kabin, GWM menghadirkan konsep interior minimalis yang di padukan dengan berbagai teknologi digital. Tata letak dasbor di buat sederhana, tetapi tetap memberikan kesan futuristis melalui penggunaan layar digital berukuran besar.

Ora 5 di bekali layar infotainment berukuran antara 14,6 inci hingga 15,6 inci yang telah terintegrasi dengan sistem operasi Coffee OS. Platform digital milik GWM yang di rancang untuk meningkatkan pengalaman berkendara melalui berbagai fitur pintar.

Selain itu, pengemudi juga mendapatkan panel instrumen digital berukuran 10,25 inci yang menampilkan berbagai informasi kendaraan secara jelas dan mudah di baca.

Konsep interior tersebut di rancang agar pengoperasian berbagai fitur kendaraan menjadi lebih praktis. Sekaligus menghadirkan suasana kabin yang modern dan nyaman bagi seluruh penumpang.

GWM Ora 5 crossover listrik bergaya retro-modern dipamerkan di GIIAS 2026 dengan baterai 58,3 kWh dan jarak tempuh hingga 520 km.

GWM Ora 5

Dibekali Beragam Fitur Keselamatan Aktif

Tidak hanya menawarkan teknologi hiburan, Ora 5 juga di lengkapi dengan berbagai fitur keselamatan aktif melalui Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Kehadiran teknologi ADAS bertujuan membantu pengemudi dalam berbagai situasi berkendara. Mulai dari meningkatkan kewaspadaan hingga memberikan dukungan saat menghadapi kondisi lalu lintas tertentu. Dengan demikian, aspek keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan dapat lebih terjaga.

Walaupun rincian fitur ADAS yang akan hadir di Indonesia belum di umumkan secara lengkap. Keberadaan teknologi tersebut menunjukkan bahwa GWM ingin menghadirkan kendaraan listrik dengan standar keselamatan yang semakin tinggi.

Masih Mengacu pada Spesifikasi Global

Perlu di ketahui bahwa informasi mengenai performa, kapasitas baterai, jarak tempuh, hingga fitur interior yang di paparkan saat ini masih mengacu pada spesifikasi global yang di pasarkan di beberapa negara.

Artinya, terdapat kemungkinan adanya penyesuaian spesifikasi ketika Ora 5 resmi di pasarkan di Indonesia. Penyesuaian tersebut dapat mencakup fitur, konfigurasi baterai, maupun kelengkapan lainnya agar sesuai dengan kebutuhan pasar domestik.

Harga Resmi Akan Di Umumkan dalam Waktu Dekat

CEO GWM Indonesia, Bagus Susanto, menjelaskan bahwa Ora 5 saat ini masih berada pada tahap perkenalan kepada publik. Meski demikian, perusahaan memastikan model tersebut akan segera melengkapi lini kendaraan listrik GWM yang di pasarkan di Indonesia.

Menurutnya, peluncuran resmi beserta informasi harga di jadwalkan akan di umumkan dalam waktu dekat pada tahun ini. Dengan demikian, calon konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengetahui detail spesifikasi versi Indonesia beserta banderol resminya.

Kehadiran GWM Ora 5 menjadi salah satu daya tarik di GIIAS 2026 sekaligus memperlihatkan semakin ketatnya persaingan kendaraan listrik di Tanah Air. Berbekal desain crossover bergaya retro-modern, teknologi digital yang lengkap, tenaga mencapai 201 hp. Serta klaim jarak tempuh hingga 520 kilometer, Ora 5 berpotensi menjadi pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik modern dengan karakter berbeda.