Pelayaran Ke Taman Nasional Komodo masih dibatasi hingga Kamis, 30 Juli 2026. KSOP Kelas III Labuan Bajo mengambil keputusan tersebut demi menjaga keselamatan pelayaran. Cuaca di wilayah perairan Labuan Bajo belum menunjukkan kondisi yang aman. Karena itu, wisatawan belum dapat mengunjungi Pulau Komodo dan Pulau Padar. Mereka hanya dapat berlayar menuju Pulau Rinca.

KSOP Perpanjang Pembatasan Pelayaran

KSOP Labuan Bajo sebelumnya membatasi pelayaran sejak 27 Juli 2026. Rencana awal menetapkan pembatasan berakhir pada 29 Juli 2026. Namun, cuaca belum membaik. Oleh sebab itu, KSOP memperpanjang kebijakan hingga 30 Juli 2026.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau kondisi laut. Tim mengumpulkan data dari BMKG. Petugas lapangan juga mengirimkan laporan setiap hari. Selain itu, kapal Pelni, ASDP, dan RoRo turut melaporkan kondisi perairan.

KSOP menggunakan seluruh data tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan cara itu, petugas dapat menilai tingkat keamanan pelayaran secara akurat.

Gelombang Tinggi Masih Mengancam

Gelombang tinggi masih terjadi di perairan sekitar Labuan Bajo. Angin kencang juga belum mereda. Kondisi tersebut membuat pelayaran wisata berisiko.

Selain itu, Selat Padar mengalami arus yang sangat kuat. Pusaran air juga masih muncul di beberapa titik. Situasi itu dapat membahayakan kapal wisata, terutama kapal berukuran kecil.

Karena alasan tersebut, KSOP memilih mempertahankan pembatasan. Langkah itu bertujuan melindungi wisatawan dan awak kapal.

Pelayaran Ke Taman Nasional Komodo

Pelayaran ke Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar, NTT, dibatasi hingga hari ini, Kamis (30/7/2026).

Wisatawan Masih Bisa Berkunjung ke Pulau Rinca

Meski membatasi sejumlah rute, KSOP tetap membuka akses menuju Pulau Rinca. Wisatawan masih dapat menikmati kawasan tersebut.

KSOP juga tetap menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar atau SPB. Semua kapal wisata yang melayani rute Pulau Rinca dapat memperoleh izin tersebut. Dengan begitu, aktivitas wisata tetap berjalan meski terbatas.

Operator kapal juga menyesuaikan jadwal pelayaran. Mereka mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku selama cuaca belum stabil.

Pembukaan Jalur Menunggu Cuaca Membaik

KSOP berharap kondisi laut segera membaik. Jika cuaca mendukung, pelayaran menuju seluruh kawasan Taman Nasional Komodo dapat kembali beroperasi mulai 31 Juli 2026.

Meski begitu, KSOP tetap mengutamakan keselamatan. Petugas akan terus mengevaluasi kondisi laut sebelum membuka seluruh rute wisata.

Wisatawan sebaiknya memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat. Mereka dapat mengikuti pengumuman resmi dari KSOP dan BMKG. Langkah tersebut membantu wisatawan menyesuaikan rencana perjalanan.

Pembatasan ini bertujuan melindungi seluruh pengguna jasa pelayaran. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan mematuhi kebijakan yang berlaku sampai kondisi laut kembali aman.