Xiaomi – dikabarkan kembali memperluas portofolio kendaraan listriknya dengan menyiapkan sebuah SUV anyar yang saat ini di kenal dengan nama Xiaomi N90. Setelah memasuki industri otomotif melalui sedan listrik SU7 dan melanjutkannya dengan SUV YU7. Perusahaan asal China tersebut di sebut tengah mengembangkan model baru yang menyasar segmen kendaraan keluarga premium.
Berbeda dari lini sebelumnya yang lebih menonjolkan akselerasi dan karakter sporty, Xiaomi N90 di proyeksikan sebagai SUV berukuran besar dengan fokus utama pada kenyamanan, kepraktisan, dan fleksibilitas penggunaan. Berbagai bocoran yang muncul dalam beberapa waktu terakhir memperlihatkan bahwa kendaraan ini di rancang untuk mendukung mobilitas harian sekaligus aktivitas rekreasi di luar ruangan.
Dimensi Besar Berikan Ruang Kabin Lebih Lapang
Informasi yang beredar menyebutkan Xiaomi N90 akan menjadi kendaraan dengan ukuran paling besar yang pernah di kembangkan Xiaomi. Panjang bodinya diperkirakan mencapai sekitar 5,3 meter dengan wheelbase sekitar 3,1 meter, memberikan ruang interior yang jauh lebih lega di banding model sebelumnya.
Dimensi tersebut memungkinkan hadirnya dua pilihan konfigurasi kabin, yakni lima kursi maupun tujuh kursi. Fleksibilitas itu membuat kendaraan ini di prediksi mampu memenuhi kebutuhan keluarga yang membutuhkan kapasitas penumpang lebih banyak tanpa mengorbankan kenyamanan selama perjalanan.
Ruang kabin yang luas juga menjadi salah satu nilai jual utama karena memberikan keleluasaan bagi seluruh penumpang, terutama saat di gunakan dalam perjalanan jarak jauh.
Konsep Interior Di rancang Multifungsi
Tidak hanya menawarkan ukuran yang besar, Xiaomi N90 juga disebut membawa konsep interior yang berbeda dari kebanyakan SUV listrik di pasaran. Kabin kendaraan di rancang agar dapat menyesuaikan berbagai aktivitas sesuai kebutuhan penggunanya.
Beberapa bocoran menunjukkan adanya konsol tengah bergaya walk-through sehingga akses antar sisi kabin menjadi lebih mudah. Desain seperti ini di nilai memberikan kenyamanan lebih, khususnya ketika kendaraan membawa banyak penumpang.
Selain itu, konsol tersebut kabarnya memiliki sistem modular sehingga dapat di geser atau di atur ulang sesuai kebutuhan. Dengan konsep tersebut, ruang dalam mobil dapat di manfaatkan sebagai tempat bekerja, ruang diskusi, area bersantai, bahkan lokasi bermain bagi anak-anak ketika kendaraan berhenti.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi berusaha menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih fleksibel, bukan sekadar menyediakan alat transportasi.
Mendukung Aktivitas Rekreasi dan Perjalanan Alam Terbuka
Salah satu karakter yang paling menonjol dari Xiaomi N90 adalah orientasinya terhadap gaya hidup outdoor. Berbagai informasi yang beredar memperlihatkan kendaraan ini di persiapkan agar mampu menunjang kegiatan seperti berkemah maupun perjalanan wisata.
SUV tersebut di kabarkan akan menyediakan opsi tenda atap bawaan sehingga pengguna dapat menikmati pengalaman camping dengan lebih praktis. Kehadiran fitur tersebut di perkirakan di padukan dengan kursi baris kedua dan ketiga yang dapat di lipat rata untuk menghasilkan ruang penyimpanan lebih luas.
Selain kapasitas bagasi yang fleksibel, Xiaomi N90 juga di sebut akan memiliki sumber daya listrik AC berkapasitas besar. Fasilitas ini memungkinkan pengguna menghubungkan berbagai perangkat elektronik. Mulai dari perlengkapan memasak hingga kebutuhan kerja selama berada di lokasi berkemah atau area tanpa akses listrik.
Jika fitur tersebut benar-benar tersedia pada versi produksi, Xiaomi N90 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang memiliki hobi menjelajah alam.

Penampilan Xiaomi N90 mobil baru dari perusahan Xiaomi.
Mengandalkan Sistem EREV untuk Perjalanan Lebih Jauh
Pada sektor penggerak, Xiaomi di perkirakan memilih teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV). Sistem ini menggabungkan motor listrik sebagai penggerak utama dengan mesin bensin turbo 1,5 liter. Yang berfungsi menghasilkan energi tambahan untuk mengisi baterai ketika kapasitasnya mulai menurun.
Konfigurasi tersebut di padukan dengan dua motor listrik dan sistem penggerak seluruh roda atau all-wheel drive (AWD). Kombinasi ini di harapkan mampu memberikan keseimbangan antara performa, efisiensi energi, serta kemampuan berkendara di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi penyimpanan energi, Xiaomi N90 di sebut menggunakan baterai berkapasitas lebih dari 70 kWh yang di pasok oleh perusahaan Sunwoda dan CALB. Dengan baterai tersebut, kendaraan di perkirakan mampu menempuh jarak sekitar 400 hingga 500 kilometer hanya menggunakan tenaga listrik.
Sementara ketika sistem range extender mulai bekerja, total daya jelajah kendaraan di perkirakan dapat melampaui 1.500 kilometer. Sehingga lebih nyaman di gunakan untuk perjalanan antarkota maupun perjalanan jarak jauh.
Teknologi Keselamatan Diprediksi Semakin Modern
Bocoran lain juga memperlihatkan keberadaan sensor LiDAR pada bagian atap kendaraan. Komponen tersebut menjadi petunjuk bahwa Xiaomi N90 akan di bekali teknologi bantuan mengemudi canggih atau Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Melalui dukungan sensor tersebut, kendaraan berpotensi memiliki kemampuan mendeteksi kondisi sekitar secara lebih akurat. Sehingga berbagai fitur keselamatan aktif dapat bekerja lebih optimal. Teknologi ini juga di perkirakan menjadi bagian dari pengembangan sistem mengemudi pintar yang tengah menjadi fokus berbagai produsen kendaraan listrik.
Meski demikian, Xiaomi masih belum memberikan penjelasan resmi mengenai fitur apa saja yang nantinya tersedia pada model produksi.
Menunggu Pengumuman Resmi dari Xiaomi
Sampai saat ini, Xiaomi belum mengungkap spesifikasi final maupun jadwal peluncuran resmi Xiaomi N90. Seluruh informasi yang beredar masih berasal dari berbagai bocoran yang muncul selama proses pengembangan kendaraan.
Walaupun demikian, sejumlah detail yang telah beredar menunjukkan bahwa Xiaomi tengah mempersiapkan SUV listrik premium dengan konsep yang berbeda dari model sebelumnya. Perpaduan kabin luas, desain interior yang fleksibel, teknologi keselamatan modern. Serta sistem EREV berjarak tempuh panjang menjadi kombinasi yang berpotensi memperkuat posisi Xiaomi di pasar kendaraan listrik global. Apabila seluruh spesifikasi tersebut benar-benar di wujudkan saat peluncuran resminya.