Persija Berpisah Dengan Gustavo Almeida menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Klub berjuluk Macan Kemayoran dan penyerang asal Brasil tersebut sepakat mengakhiri kebersamaan setelah menjalani perjalanan selama dua setengah musim.
Perpisahan ini membuat Gustavo tidak lagi masuk dalam rencana Persija untuk kompetisi musim baru. Selama membela klub ibu kota, striker berusia 30 tahun tersebut memegang peran penting sebagai salah satu tumpuan utama untuk menghasilkan gol.
Persija mendatangkan Gustavo dari Arema FC pada putaran kedua Liga 1 2023-2024. Sejak saat itu, ia mendapatkan kepercayaan dari beberapa pelatih yang menangani Macan Kemayoran. Thomas Doll, Carlos Pena, hingga Mauricio Souza sama-sama pernah mengandalkan ketajamannya di sektor depan.
Meski sempat menghadapi beberapa periode sulit akibat cedera, Gustavo tetap meninggalkan catatan produktif selama memperkuat Persija. Ia mengoleksi total 31 gol dari 55 penampilan di kompetisi Liga 1 dan Super League.
Perjalanan Gustavo Almeida Bersama Persija
Gustavo memulai kiprahnya bersama Persija pada paruh kedua Liga 1 2023-2024. Pada periode tersebut, kondisi fisiknya belum memungkinkan dirinya tampil secara konsisten sepanjang kompetisi.
Ia mencatatkan tujuh penampilan dan menghasilkan dua gol pada musim pertamanya bersama Macan Kemayoran. Cedera yang cukup panjang turut membatasi kontribusinya di lapangan pada periode tersebut.
Situasi berubah ketika memasuki musim berikutnya. Gustavo menemukan kembali performa terbaik sekaligus meningkatkan produktivitas golnya secara signifikan.
Pada kompetisi 2024-2025, penyerang Brasil tersebut bermain dalam 28 pertandingan. Ia mampu menghasilkan 18 gol dan satu assist. Catatan tersebut menjadikan musim itu sebagai salah satu periode paling produktif Gustavo selama berseragam Persija.
Ketajamannya kemudian berlanjut pada Super League 2025-2026. Gustavo mengemas 11 gol dan satu assist dari 20 pertandingan. Namun, masalah kebugaran kembali menghambat kesempatan bermainnya, terutama setelah cedera membuatnya harus absen cukup lama pada awal musim.
Walaupun tidak selalu tampil dalam kondisi ideal, Gustavo tetap mampu memberikan kontribusi besar ketika mendapat kesempatan turun ke lapangan. Kemampuannya menyelesaikan peluang membuatnya menjadi salah satu opsi utama Persija dalam beberapa musim terakhir.

Gustavo Almeida merayakan golnya ke gawang Persijap Jepara. Skor Persijap vs Persija Jakarta di pekan ke-31 Super League berakhir 0-2, Senin (4/5/2026).
Persija Ambil Keputusan Setelah Pertimbangan Matang
Manajemen Persija mengakui bahwa keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Gustavo bukan perkara mudah. Klub mempertimbangkan berbagai aspek sebelum akhirnya mencapai kesepakatan bersama sang pemain.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menilai Gustavo memiliki kemampuan yang sudah terbukti selama membela Macan Kemayoran. Menurutnya, kualitas sang penyerang membuat keputusan perpisahan tersebut membutuhkan pertimbangan secara menyeluruh.
Persija juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah Gustavo berikan selama berada di Jakarta. Manajemen berharap pemain asal Brasil itu mampu melanjutkan karier dengan baik dan kembali memperlihatkan ketajamannya bersama klub berikutnya.
Kontribusi 31 gol selama dua setengah musim menjadi bagian penting dari perjalanan Gustavo bersama Macan Kemayoran. Catatan tersebut sekaligus menunjukkan perannya sebagai salah satu sumber gol Persija dalam beberapa musim terakhir.
Gustavo Almeida Dikabarkan Menuju Java United
Setelah Persija berpisah dengan Gustavo Almeida, masa depan sang striker mulai menjadi perhatian. Gustavo kabarnya berpeluang tetap melanjutkan karier di kompetisi Super League.
Java United muncul sebagai klub yang dikaitkan dengan penyerang berusia 30 tahun tersebut. Tim yang berada di bawah arahan Shin Tae-yong itu disebut menjadi salah satu kemungkinan tujuan Gustavo setelah meninggalkan Persija.
Meski demikian, fokus Persija kini tertuju pada persiapan skuad untuk menghadapi Super League 2026-2027. Kepergian Gustavo otomatis mengurangi pilihan pemain yang dapat mengisi posisi penyerang tengah.
Manajemen Macan Kemayoran pun terus berupaya memperkuat sektor tersebut. Ardhi menegaskan bahwa Persija ingin membangun lini serang yang lebih tajam agar mampu menghadapi persaingan pada musim mendatang.
Persija Masih Memiliki Tiga Penyerang
Setelah Gustavo meninggalkan tim, Persija saat ini mempunyai tiga pemain yang berposisi sebagai penyerang. Mereka adalah Alexander Jeremejeff, Eksel Runtukahu, dan Agi Firmansyah.
Ketiga pemain tersebut menjadi opsi yang tersedia untuk mengisi sektor depan. Namun, manajemen masih membuka peluang menambah amunisi baru agar komposisi lini serang memiliki kedalaman yang lebih baik.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan skuad Persija menuju musim baru. Macan Kemayoran tentu membutuhkan produktivitas yang konsisten apabila ingin bersaing di papan atas Super League 2026-2027.
Kepergian Gustavo sekaligus menutup salah satu bagian perjalanan Persija dalam beberapa musim terakhir. Meski kebersamaan keduanya telah berakhir, kontribusi sang striker tetap meninggalkan catatan penting. Kini, Persija harus mencari formula baru untuk menjaga ketajaman lini depan, sedangkan Gustavo Almeida bersiap membuka babak berikutnya dalam perjalanan kariernya.