Penjualan Baju Premium Di Lazada mencatat pertumbuhan hingga empat kali lipat pada 2026, seiring perubahan cara konsumen menentukan produk yang ingin mereka beli. Konsumen kini tidak hanya mengejar harga terjangkau. Mereka juga semakin memperhatikan kualitas, daya tahan, serta manfaat yang sebanding dengan uang yang dikeluarkan.

Perubahan pola belanja tersebut ikut mendorong pertumbuhan berbagai produk premium. Secara keseluruhan, penjualan merek premium di Lazada meningkat tiga kali lipat pada tahun ini. Fesyen, khususnya pakaian perempuan, menjadi kategori dengan peningkatan paling tinggi.

Head of Business Growth and Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo, menjelaskan bahwa konsumen semakin memperhitungkan nilai sebuah produk. Mereka dapat memilih barang dengan harga lebih tinggi ketika kualitas dan masa penggunaannya dinilai sepadan.

Menurut Amelia, konsumen juga mempertimbangkan seberapa sering mereka harus mengganti sebuah barang. Produk murah belum tentu menjadi pilihan utama apabila daya tahannya lebih rendah. Sebaliknya, barang dengan harga lebih mahal dapat menarik perhatian ketika menawarkan kualitas yang sesuai dengan biaya pembelian.

Pertimbangan Konsumen Bergeser ke Value for Money

Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa harga bukan lagi satu-satunya faktor utama dalam keputusan belanja. Konsep value for money mulai mendapatkan perhatian lebih besar. Dengan kata lain, konsumen mempertimbangkan manfaat yang mereka terima dibandingkan dengan uang yang harus mereka keluarkan.

Selain itu, akses terhadap informasi ikut memengaruhi cara masyarakat memilih produk. Amelia menilai konsumen sekarang memperoleh semakin banyak referensi mengenai kualitas barang melalui berbagai konten dan sumber informasi.

Kondisi itu memberikan lebih banyak bahan pertimbangan sebelum konsumen mengambil keputusan. Mereka dapat membandingkan kualitas dan manfaat produk, kemudian menentukan barang yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Amelia juga melihat tingkat loyalitas konsumen semakin meningkat. Ketika sebuah produk mampu memberikan kualitas sesuai ekspektasi, konsumen memiliki alasan lebih kuat untuk mempertahankan pilihannya.

Karena itu, harga tinggi tidak otomatis menghalangi pembelian. Daya tahan menjadi salah satu contoh pertimbangan penting. Konsumen dapat mengeluarkan biaya lebih besar untuk produk yang mampu mereka gunakan lebih lama sehingga tidak perlu cepat membeli pengganti.

Produk Premium Tumbuh di Sejumlah Kategori

Tren tersebut tidak hanya muncul pada sektor fesyen. Lazada juga mencatat peningkatan penjualan produk premium dalam kategori rumah tangga dan elektronik.

Penjualan peralatan rumah tangga tumbuh tiga kali lipat. Produk berkualitas lebih tinggi untuk aktivitas memasak menjadi salah satu bagian yang ikut mendorong perkembangan kategori tersebut.

Sementara itu, kategori elektronik premium membukukan pertumbuhan 2,1 kali lipat. Kamera dan drone termasuk produk yang mencatat perkembangan dalam kelompok ini.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa ketertarikan terhadap barang premium menjangkau berbagai kebutuhan. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan kualitas ketika membeli pakaian, tetapi juga menerapkan pertimbangan serupa untuk perlengkapan rumah maupun perangkat elektronik.

Penjualan baju premium di Lazada

ilustrasi pakaian.

Produk Kecantikan Premium Ikut Mencatat Pertumbuhan

Kategori kecantikan juga mengikuti tren positif tersebut. Sepanjang 2026, penjualan produk kecantikan meningkat 1,5 kali lipat.

Country Online Manager Estée Lauder Companies Indonesia, Siska Mulyasaputri, menyebut personal care sebagai kategori dengan permintaan paling kuat. Setelah itu, konsumen banyak mencari produk makeup, perawatan tubuh, dan wewangian.

Produk untuk pria memang belum mendominasi kategori kecantikan. Namun, Siska melihat segmen tersebut mulai menunjukkan pertumbuhan sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap kebutuhan perawatan diri.

Perkembangan barang premium juga muncul pada sejumlah produk Estée Lauder. Konsumen memilih beragam produk, seperti serum, pelembap, wewangian, dan lipstik.

La Mer menjadi salah satu contoh produk yang mengalami peningkatan besar. Pada periode promosi tanggal kembar, penjualan La Mer mencapai sembilan kali lipat dibandingkan penjualan dalam kondisi normal.

Kualitas Semakin Menentukan Keputusan Belanja

Pertumbuhan berbagai kategori premium menggambarkan perubahan pertimbangan konsumen ketika berbelanja. Harga terjangkau tetap dapat menjadi faktor penting, tetapi konsumen kini juga menilai kualitas, manfaat, dan daya tahan sebelum mengeluarkan uang.

Fesyen menunjukkan perubahan tersebut dengan pertumbuhan penjualan pakaian perempuan hingga empat kali lipat. Pada saat bersamaan, peralatan rumah tangga tumbuh tiga kali lipat, elektronik premium mencapai 2,1 kali lipat, sedangkan produk kecantikan meningkat 1,5 kali lipat.

Dengan semakin luasnya akses terhadap informasi produk, konsumen memiliki lebih banyak referensi untuk menentukan pilihan. Mereka dapat menilai apakah harga sebuah barang sesuai dengan manfaat yang akan diperoleh.

Pada akhirnya, tren penjualan sepanjang 2026 menunjukkan bahwa produk dengan harga lebih tinggi tetap memiliki peluang besar ketika konsumen melihat kualitas yang sepadan. Pergeseran menuju pertimbangan value for money pun menjadi bagian penting dari perubahan perilaku belanja produk premium.