Persib Bandung membawa misi besar saat menghadapi Manila Digger FC dalam laga penentuan menuju fase grup AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027. Maung Bandung tidak hanya mengejar keberhasilan klub, tetapi juga berusaha menambah poin yang dapat memperkuat posisi sepak bola Indonesia dalam persaingan antarklub Asia.

Persib akan menjamu Manila Digger FC pada Senin, 31 Agustus 2026. Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, menjadi arena pertandingan yang di jadwalkan mulai pukul 19.00 WIB tersebut.

Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai pertandingan ini mempunyai arti lebih luas daripada sekadar perebutan tiket ke fase grup. Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, setiap hasil positif yang Persib raih di Asia turut memberikan kontribusi terhadap koefisien kompetisi Indonesia.

Persib Bandung Membawa Misi Indonesia di ACL 2

Igor Tolic menegaskan bahwa perjuangan Persib Bandung di kompetisi Asia ikut menentukan peluang klub-klub Indonesia mendapatkan tempat lebih banyak pada musim mendatang.

Musim sebelumnya, Persib mampu melangkah hingga babak 16 besar ACL 2. Sementara itu, Dewa United juga mencatat pencapaian penting setelah menembus perempat final AFC Challenge League.

Prestasi tersebut ikut membantu meningkatkan koefisien Liga Indonesia di level Asia. Karena itu, Tolic ingin Persib kembali memberikan kontribusi maksimal melalui ACL 2 musim 2026-2027.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan sebanyak mungkin poin agar AFC dapat memberikan alokasi yang lebih baik pada kompetisi antarklub berikutnya. Ia berharap klub Indonesia nantinya memperoleh kesempatan lebih besar untuk tampil di AFC Champions League Elite, ACL 2, maupun AFC Challenge League.

Target tersebut membuat pertandingan menghadapi Manila Digger mempunyai nilai strategis bagi Maung Bandung.

Indonesia Berpeluang Tambah Wakil di Kompetisi Asia

Perkembangan koefisien Indonesia mulai memberikan hasil positif. AFC telah memberikan dua tempat kepada Indonesia untuk ACL 2 musim 2027-2028.

Satu klub Indonesia nantinya berhak langsung memasuki fase grup. Sementara itu, satu wakil lainnya harus melewati babak playoff untuk mendapatkan tiket ke fase utama.

Namun, situasi berbeda terjadi pada musim 2026-2027. Indonesia hanya mengandalkan Persib di ACL 2 dan Maung Bandung masih harus melewati playoff. Pada kompetisi lainnya, Borneo FC Samarinda membawa nama Indonesia di AFC Challenge.

Karena itu, pencapaian Persib dan Borneo FC akan memainkan peranan penting terhadap perolehan koefisien Indonesia untuk kompetisi Asia berikutnya.

Tolic bahkan menyimpan harapan lebih besar. Ia ingin melihat Indonesia suatu hari nanti mengirimkan klub ke AFC Champions League Elite yang menjadi level tertinggi kompetisi antarklub Asia.

Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memberikan apresiasi kepada Bobotoh atas dukungan di laga pembuka Piala Presiden 2026 mampu mengalahkan Arema FC pada laga yang di gelar Sabtu (25/7/2026) di Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Igor Tolic Ingin Indonesia Menembus ACL Elite

Tolic melihat negara Asia Tenggara lain sebagai gambaran mengenai peluang Indonesia pada masa mendatang. Thailand, misalnya, telah mengirim Buriram United, Port FC, dan Ratchaburi FC ke ACL Elite.

Kondisi tersebut membuat Tolic optimistis sepak bola Indonesia juga dapat mencapai level serupa apabila klub-klub Tanah Air konsisten mengumpulkan poin di pentas kontinental.

Persib kini memiliki kesempatan mengambil bagian dalam perjuangan tersebut. Tolic bersama timnya bertekad mengejar kelolosan ke ACL 2 sekaligus membantu meningkatkan posisi Indonesia.

Bagi Persib, ambisi tersebut juga memiliki dasar kuat. Maung Bandung sudah memiliki pengalaman menghadapi Manila Digger FC. Pada pertemuan playoff ACL 2 musim lalu, Persib meraih kemenangan 2-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 13 Agustus 2025.

Meski demikian, Persib tetap harus bekerja maksimal karena pertandingan kali ini kembali menentukan perjalanan mereka di kompetisi Asia.

Persib Menghadapi Musim dengan Jadwal Sangat Padat

Tantangan Persib tidak berhenti pada pertandingan ACL 2. Klub asal Bandung tersebut harus membagi konsentrasi karena menjalani beberapa kompetisi resmi sepanjang musim 2026-2027.

Selain AFC Champions League Two, Persib menghadapi persaingan di Super League, League Cup, dan ASEAN Club Championship (ACC). Agenda tim nasional juga berpotensi memengaruhi pengelolaan skuad sepanjang musim.

Tolic bahkan menggambarkan periode tersebut sebagai salah satu musim paling berat yang pernah Persib hadapi.

Bobotoh tentu berharap Maung Bandung mampu memburu seluruh gelar yang tersedia. Tolic pun memiliki ambisi serupa. Namun, ia menyadari bahwa padatnya jadwal membuat Persib harus mengelola tenaga pemain, komposisi skuad, serta prioritas pertandingan dengan cermat.

Pelatih asal Kroasia itu tetap memastikan timnya akan berusaha memberikan performa terbaik dalam setiap kompetisi. Pada saat yang sama, ia ingin publik memahami beratnya beban yang harus di jalani para pemain.

Untuk saat ini, perhatian Persib tertuju kepada Manila Digger. Kemenangan akan membawa Maung Bandung semakin dekat dengan target utama di Asia sekaligus membuka peluang menambah poin penting bagi Indonesia.

Dengan demikian, laga di Stadion Si Jalak Harupat bukan hanya menjadi pertandingan menentukan bagi Persib Bandung. Hasil pertandingan tersebut juga dapat memberikan pengaruh terhadap kesempatan klub-klub Indonesia memperoleh lebih banyak tempat dalam kompetisi Asia pada masa mendatang.