Pasangan Ganda – Putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin berhasil mencatatkan prestasi penting setelah menjuarai Thailand Open 2026. Kemenangan tersebut hadir setelah pasangan Indonesia mengalahkan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, pada partai final yang berlangsung di Nimibutr Stadium.
Leo dan Daniel tampil impresif sepanjang pertandingan dan menutup laga final dalam dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 25-23. Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi pasangan tersebut setelah kembali bermain bersama usai sempat berpisah selama dua tahun.
Keberhasilan di Thailand Open 2026 juga memperlihatkan perkembangan performa ganda putra Indonesia di level internasional. Selain itu, kemenangan ini memberikan sinyal positif menjelang turnamen besar berikutnya dalam kalender bulu tangkis dunia.
Permainan Agresif Jadi Kunci Kemenangan
Sejak awal pertandingan, Leo dan Daniel langsung menunjukkan permainan menyerang. Keduanya tampil percaya diri dengan mengandalkan tempo cepat serta penguasaan area depan net. Strategi tersebut membuat pasangan India kesulitan mengembangkan pola permainan mereka.
Leo beberapa kali menciptakan peluang melalui bola-bola tipis di depan net yang memaksa lawan kehilangan posisi. Di sisi lain, Daniel tampil efektif lewat smes keras dari area belakang lapangan. Kombinasi tersebut membuat serangan pasangan Indonesia terlihat sangat solid sepanjang pertandingan.
Pada gim pertama, dominasi Leo dan Daniel terlihat sangat jelas. Rankireddy dan Shetty tidak mampu keluar dari tekanan sehingga sering melakukan kesalahan sendiri. Pasangan Indonesia memanfaatkan situasi tersebut untuk terus menambah poin dan menutup gim pembuka dengan kemenangan telak 21-12.
Keunggulan besar pada gim pertama menunjukkan kesiapan mental dan strategi matang yang diterapkan pasangan Indonesia menghadapi unggulan pertama turnamen tersebut.
Gim Kedua Berlangsung Lebih Ketat
Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung jauh lebih sengit. Pasangan India mulai meningkatkan agresivitas permainan dan mencoba mengubah tempo pertandingan. Rankireddy dan Shetty bahkan sempat membalikkan keadaan setelah tertinggal pada awal gim.
Pasangan India berhasil unggul 11-9 saat interval gim kedua. Situasi tersebut membuat pertandingan semakin menarik karena kedua pasangan saling menunjukkan kualitas permainan terbaik mereka.
Leo dan Daniel sempat kehilangan ritme permainan akibat beberapa kesalahan komunikasi. Salah satu momen yang cukup menyita perhatian terjadi ketika pengembalian bola mengenai bagian wajah Daniel. Meski demikian, pasangan Indonesia tetap mampu menjaga fokus dan tidak larut dalam tekanan pertandingan.
Selepas interval, Leo dan Daniel perlahan kembali menemukan ritme permainan mereka. Keduanya mulai memperbaiki koordinasi dan kembali menekan lawan melalui kombinasi permainan depan dan belakang yang efektif.

Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin beraksi pada babak pertama Thailand Open 2026 melawan wakil Taiwan Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng di Bangkok, Thailand, Selasa (12/5/2026).
Mental Juara Antar Indonesia Menang Dramatis
Pertandingan mencapai puncak ketegangan ketika kedua pasangan saling mengejar poin hingga skor imbang 23-23. Dalam situasi krusial tersebut, Leo dan Daniel menunjukkan ketenangan yang lebih baik dibanding lawan mereka.
Daniel berhasil menciptakan peluang penting yang membawa pasangan Indonesia mendekati kemenangan. Tidak lama kemudian, kesalahan pengembalian dari Rankireddy memastikan kemenangan Leo dan Daniel dengan skor akhir 25-23.
Keberhasilan menyelesaikan pertandingan ketat pada poin-poin akhir menunjukkan kekuatan mental pasangan Indonesia. Faktor tersebut menjadi salah satu elemen penting dalam pertandingan level tinggi seperti final BWF World Tour Super 500.
Gelar Pertama Setelah Dua Tahun
Trofi Thailand Open 2026 menjadi gelar pertama Leo dan Daniel sejak mereka meraih juara pada Indonesia Masters 2024. Gelar ini terasa semakin spesial karena keduanya sempat menjalani periode sulit setelah dipisahkan selama dua tahun.
Kemenangan di Bangkok sekaligus menjadi tonggak kebangkitan pasangan tersebut di sektor ganda putra Indonesia. Selain itu, hasil ini juga menjadi kemenangan pertama Leo dan Daniel atas Rankireddy dan Shetty setelah sebelumnya selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir.
Catatan tersebut menunjukkan peningkatan kualitas permainan dan kematangan strategi pasangan Indonesia dalam menghadapi lawan-lawan elite dunia.
Momentum Kebangkitan Daniel Marthin
Bagi Daniel Marthin, keberhasilan ini memiliki makna yang sangat penting. Daniel sebelumnya harus menepi cukup lama akibat cedera lutut kiri yang mengganggu performanya di sejumlah turnamen internasional.
Kemenangan di Thailand Open menjadi bukti bahwa Daniel berhasil kembali menemukan performa terbaiknya. Kondisi tersebut tentu memberikan dorongan besar bagi kepercayaan diri pasangan Indonesia untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Selain faktor teknis, keberhasilan ini juga memperlihatkan kerja keras dan konsistensi yang dijalani Leo dan Daniel selama proses persiapan turnamen.
Harapan Baru untuk Ganda Putra Indonesia
Prestasi Leo dan Daniel memberikan harapan baru bagi sektor ganda putra Indonesia di level dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia terus berupaya melahirkan pasangan muda yang mampu bersaing di turnamen internasional.
Kemenangan di Thailand Open 2026 membuktikan bahwa regenerasi pemain Indonesia terus berjalan dengan baik. Dengan usia yang masih relatif muda, Leo dan Daniel memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pasangan elite dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Keberhasilan ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan tradisi bulu tangkis terbaik di dunia, khususnya di sektor ganda putra.