Cara Membuat Ikan Bakar Tidak Amis menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar hidangan terasa lebih nikmat dan aromanya menggugah selera. Ikan pada dasarnya memiliki aroma laut yang khas. Namun, bau tersebut bisa terasa semakin kuat apabila seseorang kurang tepat dalam memilih bahan, membersihkan ikan, melakukan marinasi, hingga mengolahnya di atas panggangan.
Executive Chef Novotel Bali Ngurah Rai Airport, Ni Gusti Ayu Putu Suandayani atau Chef Ayu, menjelaskan bahwa boga bahari secara alami mempunyai aroma amis. Karena itu, proses marinasi memegang peranan penting sebelum seseorang mengolah ikan menjadi hidangan bakar.
Chef Ayu menyampaikan penjelasan tersebut seusai acara pengenalan “Longevity Everyday” di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences pada Jumat (28/8/2026).
Selain marinasi, kesegaran bahan dan durasi pembakaran turut menentukan hasil akhirnya. Berikut beberapa cara yang dapat membantu mengurangi aroma amis sekaligus mempertahankan tekstur ikan.
1. Marinasi Ikan dengan Jeruk Nipis dan Bumbu Aromatik
Marinasi menjadi salah satu tahap penting dalam cara membuat ikan bakar tidak amis. Sebelum memanggang ikan, lumuri permukaannya menggunakan bahan yang mampu menekan aroma laut sekaligus memberikan rasa.
Chef Ayu menyarankan penggunaan bahan sitrus seperti jeruk nipis. Kandungan asam dari bahan tersebut dapat membantu mengurangi aroma amis yang cukup kuat.
Selain jeruk nipis, tambahkan kunyit, garam, dan bawang putih ke dalam racikan marinasi. Kombinasi bumbu tersebut tidak hanya membantu menetralkan aroma ikan, tetapi juga memberikan wangi yang lebih sedap ketika ikan mulai terkena panas panggangan.
Dengan demikian, marinasi mempunyai dua fungsi sekaligus. Selain membantu mengurangi aroma amis, tahap ini membuat cita rasa ikan semakin kaya.
2. Batasi Waktu Marinasi Sekitar 30 Menit
Jangan hanya memperhatikan bahan marinasi. Durasi proses tersebut juga menentukan hasil ikan bakar.
Menurut Chef Ayu, ketebalan ikan memengaruhi waktu yang diperlukan bumbu untuk meresap. Ikan berukuran tebal membutuhkan waktu marinasi lebih lama daripada potongan yang lebih tipis.
Meski demikian, Chef Ayu tidak menyarankan proses marinasi terlalu lama. Untuk membantu mengurangi bau amis, durasi sekitar 30 menit sudah cukup.
Oleh karena itu, sesuaikan waktu marinasi dengan ukuran dan ketebalan ikan. Cara tersebut membantu bumbu masuk dengan baik tanpa membuat proses persiapan berlangsung berlebihan.
3. Panggang Ikan Sesuai Ketebalannya
Setelah marinasi selesai, perhatikan proses pembakaran. Membakar ikan terlalu lama tidak otomatis menghasilkan rasa yang lebih nikmat. Sebaliknya, panas berlebihan berpotensi mengurangi kelembutan daging ikan.
Chef Ayu menyarankan waktu pembakaran sekitar 15 sampai 20 menit untuk ikan yang cukup tebal. Sementara itu, ikan yang lebih tipis tentu membutuhkan waktu lebih singkat.
Karena ukuran setiap ikan berbeda, gunakan kondisi fisiknya sebagai indikator kematangan. Kulit ikan yang berubah menjadi cokelat dengan sedikit bagian kehitaman dapat menjadi salah satu tanda bahwa proses pembakaran sudah mendekati selesai.
Selanjutnya, periksa tekstur dagingnya. Ikan bakar yang matang dengan baik tetap memiliki tekstur lembut ketika ditekan.
Dengan mengontrol durasi pembakaran, Anda dapat mempertahankan kelembutan ikan sekaligus mendapatkan aroma panggang yang menggugah selera.

Ikan bakar di acara pengenalan Longevity Everyday di Novotel Bali Nusa Dua Hotel & Residences, Jumat (28/8/2026).
4. Utamakan Ikan yang Masih Segar
Kesegaran bahan memiliki pengaruh besar terhadap aroma dan tekstur hidangan. Karena itu, memilih ikan segar menjadi langkah penting dalam cara membuat ikan bakar tidak amis.
Chef Ayu menyarankan penggunaan ikan yang masih segar atau belum tersimpan terlalu lama. Ikan segar umumnya memberikan hasil tekstur yang lebih baik dibandingkan ikan yang sudah melalui penyimpanan beku.
Namun, kondisi tersebut bukan berarti Anda tidak dapat memakai ikan beku. Penanganan yang tepat tetap memungkinkan ikan beku menjadi bahan untuk hidangan bakar.
Chef Ayu menyarankan proses pencairan secara perlahan di dalam chiller atau kulkas. Simpan ikan beku selama sekitar 24 jam hingga mencair sebelum mengolahnya.
Cara tersebut memberikan waktu bagi ikan untuk mencair secara bertahap. Setelah proses pencairan selesai, Anda dapat membersihkan, membumbui, dan memanggangnya seperti biasa.
5. Lengkapi Ikan Bakar dengan Sambal atau Cocolan
Setelah ikan matang, tambahkan sambal atau cocolan sebagai pelengkap. Selain memperkaya rasa, tambahan tersebut dapat membantu menyeimbangkan aroma khas ikan.
Pilihan sambalnya pun cukup beragam. Chef Ayu menyebut masyarakat Bali biasa menikmati ikan bakar bersama sambal matah. Perpaduan rasa pedas, segar, dan aromatik dari sambal tersebut cocok menemani cita rasa ikan panggang.
Selain sambal matah, Anda dapat memilih sambal kecap, sambal terasi, sambal dabu-dabu, atau sambal mangga. Setiap jenis sambal memberikan karakter rasa berbeda sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan selera.
Kunci Ikan Bakar Lezat Dimulai Sebelum Dipanggang
Cara membuat ikan bakar tidak amis sebenarnya tidak membutuhkan teknik yang rumit. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bahan dan penanganan ikan sejak awal.
Gunakan ikan sesegar mungkin, lalu lakukan marinasi dengan jeruk nipis serta bumbu aromatik seperti kunyit, garam, dan bawang putih. Setelah itu, sesuaikan durasi marinasi dengan ketebalan ikan dan jangan melakukannya terlalu lama.
Ketika memasuki tahap pembakaran, perhatikan ukuran ikan agar durasi memasak tetap tepat. Ikan yang tebal dapat membutuhkan waktu sekitar 15–20 menit, sedangkan ikan tipis akan matang lebih cepat.
Sementara itu, apabila menggunakan ikan beku, cairkan terlebih dahulu di dalam kulkas sekitar 24 jam. Hindari langsung memanggang ikan dalam kondisi masih beku agar proses pengolahannya lebih optimal.
Terakhir, sajikan ikan bakar bersama sambal favorit. Sambal matah, dabu-dabu, terasi, kecap, maupun sambal mangga dapat memberikan sentuhan rasa tambahan sekaligus membuat hidangan semakin menggugah selera.
Dengan menerapkan langkah tersebut, aroma amis dapat berkurang tanpa menghilangkan karakter alami ikan. Hasilnya, ikan bakar memiliki aroma lebih sedap, tekstur tetap lembut, dan cita rasa yang lebih nikmat untuk disantap.