Persib Bandung memilih menjaga fokus meski sudah mengamankan satu tempat di semifinal Piala Presiden 2026. Dua kemenangan atas Arema FC dan DPMM FC mengantar Maung Bandung melewati target awal di fase grup. Namun, pencapaian tersebut tidak mengubah prioritas tim. Pelatih Igor Tolic justru menganggap turnamen pramusim sebagai sarana membangun fondasi skuad sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026-2027 yang memiliki tantangan jauh lebih berat.
Meski sudah memastikan lolos, Persib tetap akan menuntaskan pertandingan terakhir Grup B menghadapi Tampines Rovers dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat, 31 Juli 2026. Laga tersebut tetap penting sebagai bagian dari proses penyempurnaan tim, bukan sekadar menentukan hasil di klasemen.
Prioritas Persib Bukan Gelar Pramusim
Igor Tolic menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mengambil keputusan yang berpotensi merugikan tim dalam jangka panjang. Menurutnya, mengejar trofi pramusim tidak sebanding dengan risiko kehilangan pemain akibat cedera.
Pelatih asal Kroasia itu lebih memilih menjaga intensitas permainan sesuai kebutuhan. Ia ingin setiap pemain mampu memasuki musim baru dalam kondisi prima sehingga dapat tampil konsisten ketika kompetisi resmi di mulai.
Pengalaman sebelumnya membuat Persib semakin berhati-hati. Cedera ACL yang pernah di alami Febri Hariyadi menjadi pengingat bahwa kehilangan pemain inti dapat memengaruhi perjalanan tim sepanjang musim. Karena alasan itu, tim pelatih terus mengontrol beban latihan sekaligus menit bermain para pemain selama turnamen berlangsung.
Jadwal Padat Menuntut Rotasi Pemain
Persib memulai masa persiapan pramusim dalam waktu yang relatif singkat. Meski demikian, tim langsung menghadapi jadwal pertandingan yang padat karena harus memainkan lima laga hanya dalam waktu sekitar dua belas hari.
Situasi tersebut memaksa staf pelatih mengatur rotasi pemain secara cermat. Selain menjaga kebugaran, rotasi juga membantu seluruh anggota skuad memahami sistem permainan yang sedang di bangun.
Tolic menilai setiap pertandingan memberikan manfaat tersendiri. Ia tidak hanya mengevaluasi hasil akhir, tetapi juga memperhatikan perkembangan kerja sama antarlini, disiplin taktik, hingga respons pemain ketika menghadapi tekanan selama pertandingan.

Starting line up Persib Bandung di Piala Presiden 2026.
Pemain Muda Mendapat Kesempatan Lebih Besar
Piala Presiden 2026 juga menjadi panggung bagi sejumlah pemain muda Persib. Tolic sengaja memberikan kesempatan kepada mereka untuk merasakan atmosfer pertandingan kompetitif bersama pemain senior.
Strategi tersebut terlihat ketika Persib menghadapi DPMM FC. Dalam laga itu, tujuh pemain muda tampil memperkuat Maung Bandung meski lawan menurunkan banyak pemain asing. Kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedalaman skuad sekaligus mempercepat perkembangan para pemain muda.
Bagi Tolic, pengalaman bertanding tidak bisa di gantikan oleh latihan. Karena itu, ia memanfaatkan turnamen pramusim sebagai media pembelajaran agar para pemain muda lebih siap menghadapi tantangan di kompetisi resmi.
Empat Kompetisi Menunggu Persib
Setelah Piala Presiden berakhir, Persib langsung memasuki agenda yang lebih penting. Musim 2026-2027 akan menghadirkan jadwal yang sangat padat karena Maung Bandung di jadwalkan tampil di Super League, League Cup, ASEAN Club Championship, serta AFC Champions League Two.
Padatnya kalender pertandingan membuat manajemen kebugaran menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan tim. Oleh sebab itu, Tolic memilih menyusun program secara bertahap agar performa pemain mencapai puncaknya pada saat yang tepat.
Pendekatan tersebut juga memberi ruang bagi seluruh pemain untuk memahami filosofi permainan yang di terapkan tim pelatih. Dengan persiapan yang matang, Persib berharap mampu menjaga konsistensi sepanjang musim.
Play-off ACL 2 Menjadi Sasaran Utama
Usai menyelesaikan agenda Piala Presiden, perhatian Persib akan tertuju pada pertandingan play-off AFC Champions League Two musim 2026-2027. Maung Bandung di jadwalkan menghadapi Manila Digger FC dari Filipina pada 31 Agustus 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Pertandingan itu memiliki nilai yang jauh lebih besar di banding turnamen pramusim karena menentukan peluang Persib kembali tampil di kompetisi antarklub Asia. Oleh sebab itu, seluruh persiapan tim setelah Piala Presiden akan diarahkan menuju laga tersebut.
Igor Tolic menilai play-off ACL 2 merupakan target terdekat yang harus di capai Persib. Setelah menyelesaikan misi itu, tim baru akan memusatkan perhatian pada persaingan di kompetisi domestik.
Dengan pendekatan yang lebih terukur, Persib berusaha menjaga keseimbangan antara performa dan kebugaran pemain. Strategi tersebut di harapkan mampu membantu Maung Bandung tampil kompetitif di seluruh ajang sepanjang musim 2026-2027 tanpa mengorbankan kondisi fisik skuad.