Tottenham Hotspur – Terus menunjukkan keseriusan dalam membangun fondasi jangka panjang klub. Klub asal London Utara tersebut secara resmi mengumumkan penunjukan Carlos Raphael Moersen ke dalam peran baru sebagai direktur operasional sepak bola. Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah strategis Tottenham dalam merapikan tata kelola internal sekaligus meningkatkan efektivitas operasional sepak bola.
Melalui pernyataan resmi klub, Tottenham menjelaskan bahwa Moersen akan memegang tanggung jawab luas. Ia akan mengelola administrasi sepak bola, pengelolaan pemain, hingga operasional pusat latihan. Selain itu, Moersen juga akan masuk ke dalam jajaran kepemimpinan eksekutif klub. Dengan struktur ini, Tottenham berharap alur pengambilan keputusan berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Fokus Baru pada Sepak Bola Putri Tottenham
Selain menangani tim putra, Moersen juga akan memegang peran penting dalam pengembangan Tottenham Hotspur Women. Klub menempatkan sepak bola putri sebagai salah satu prioritas utama. Oleh karena itu, Tottenham mendorong fokus baru dan ambisi yang lebih besar di sektor tersebut.
Dalam struktur pelaporan, Moersen akan langsung berkoordinasi dengan CEO klub untuk urusan sepak bola putri. Langkah ini menunjukkan komitmen manajemen dalam menyetarakan perhatian antara tim putra dan tim putri. Dengan pendekatan ini, Tottenham ingin membangun identitas klub yang inklusif sekaligus kompetitif di semua level.

https://x.com/SpursOfficial/status/2011770455489687934
Transisi dari City Football Group ke Tottenham
Moersen saat ini masih menjalani masa gardening leave dari City Football Group. Ia dijadwalkan mulai aktif bersama Tottenham menjelang bursa transfer musim panas. Meski demikian, klub menegaskan bahwa Moersen tidak menggantikan peran Fabio Paratici yang akan melanjutkan karier ke Fiorentina pada awal Februari.
Sebaliknya, Moersen akan bekerja berdampingan dengan direktur olahraga Tottenham yang masih menjabat, yakni Johan Lange. Dalam struktur ini, Lange tetap memegang kendali strategis olahraga, sementara Moersen mengelola operasional harian sepak bola. Dengan pembagian tugas tersebut, Tottenham mengharapkan koordinasi yang lebih solid di internal klub.
Pengalaman Panjang di City Football Group
Moersen, yang akrab disapa Rafi, membawa pengalaman lebih dari satu dekade bersama City Football Group. Posisi terakhirnya sebagai direktur transaksi sepak bola memberinya pemahaman mendalam terkait manajemen pemain, kontrak, dan dinamika pasar transfer. Pengalaman ini diyakini akan memberikan nilai tambah bagi Tottenham dalam menghadapi persaingan ketat di level domestik maupun Eropa.
Dalam kesehariannya di Tottenham, Moersen akan melapor kepada Johan Lange untuk sebagian besar tugasnya. Namun, untuk urusan sepak bola putri, ia akan berkoordinasi langsung dengan CEO Spurs, Vinai Venkatesham. Skema ini mencerminkan fleksibilitas struktur organisasi yang sedang dibangun klub.
Penambahan Figur Kunci di Bidang Performa
Selain Moersen, Tottenham juga telah menjadwalkan kedatangan Dan Lewindon dari City Football Group. Lewindon akan menjabat sebagai direktur performa dan memegang tanggung jawab atas bidang medis, sport science, nutrisi, serta psikologi. Ia akan menangani tim putra, tim putri, dan akademi secara menyeluruh.
Dengan kehadiran Lewindon, Tottenham berusaha meningkatkan standar performa di semua lini. Klub ingin memastikan bahwa setiap pemain mendapatkan dukungan optimal, baik dari sisi fisik maupun mental. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang Tottenham untuk menciptakan lingkungan kompetitif yang berkelanjutan.
Gelombang Perubahan Besar di Tubuh Tottenham
Penunjukan Moersen dan Lewindon terjadi di tengah periode perubahan besar dalam struktur kepemimpinan Tottenham. Klub menunjuk Vinai Venkatesham sebagai CEO pada April lalu. Tak lama kemudian, Thomas Frank mengambil alih posisi pelatih kepala menggantikan Ange Postecoglou.
Pada periode yang sama, direktur eksekutif lama Donna-Maria Cullen juga meninggalkan dewan klub. Selanjutnya, pada Juni, Scott Munn memasuki masa gardening leave sebelum akhirnya berpisah dengan klub. Puncak perubahan terjadi pada September, ketika Daniel Levy melepas jabatan ketua eksekutif setelah 24 tahun memimpin klub, dengan kendali klub kini berada di bawah keluarga Lewis.
Arah Baru Tottenham Hotspur
Dengan rangkaian perubahan ini, Tottenham Hotspur jelas mengarah pada restrukturisasi menyeluruh. Klub tidak hanya berfokus pada performa di lapangan, tetapi juga membangun sistem manajemen modern dan terintegrasi. Melalui peran baru seperti direktur operasional sepak bola, Tottenham ingin menciptakan fondasi kuat untuk bersaing secara konsisten di masa depan.
Langkah-langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan Spurs. Jika seluruh elemen bekerja selaras, Tottenham memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi klub yang lebih stabil, ambisius, dan kompetitif di berbagai kompetisi.