Menang Telak – Awal tahun 2026 berjalan sempurna bagi Real Madrid. Bermain di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, Los Blancos tampil dominan dan sukses menundukkan Real Betis dengan skor meyakinkan 5-1 pada lanjutan Liga Spanyol, Minggu (4/1/2026). Kemenangan ini tidak hanya menghadirkan tiga poin penting, tetapi juga menegaskan kedalaman skuad Madrid melalui performa gemilang pemain muda Gonzalo Garcia.

Dalam laga ini, Gonzalo Garcia tampil sebagai sorotan utama. Pemain muda tersebut langsung menjawab kepercayaan pelatih setelah menggantikan posisi Kylian Mbappé. Melalui tiga gol atau hat-trick, Garcia membawa Real Madrid menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal hingga peluit panjang berbunyi.

Posisi Klasemen Tetap Terjaga Ketat

Berkat kemenangan ini, Real Madrid tetap bertahan di peringkat kedua klasemen sementara LaLiga dengan koleksi 45 poin dari 19 pertandingan. Meski demikian, Madrid masih tertinggal empat poin dari rival abadinya, Barcelona, yang bertengger di puncak klasemen. Sementara itu, Real Betis harus puas berada di posisi keenam dengan 28 poin dari 18 laga.

Oleh karena itu, hasil ini memiliki arti penting bagi Madrid untuk terus menekan Barcelona dalam persaingan gelar juara. Selain itu, kemenangan besar ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim memasuki rangkaian laga berat berikutnya.

Real Madrid

Foto: REUTERS/Violeta Santos Moura

Babak Pertama: Madrid Tekan, Garcia Buka Keunggulan

Sejak peluit awal dibunyikan, Real Betis mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, Real Madrid dengan cepat merespons melalui permainan cepat dan penguasaan bola yang rapi. Federico Valverde langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, meski bola masih melebar tipis.

Selanjutnya, Madrid terus meningkatkan intensitas serangan. Vinícius Júnior melakukan tusukan tajam dari sisi kiri dan mengirimkan umpan tarik berbahaya. Namun, kiper Betis, Álvaro Valles, bergerak cepat untuk mengamankan bola sebelum Eduardo Camavinga menyelesaikan peluang.

Tekanan Madrid akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21. Rodrygo mengirimkan tendangan bebas akurat ke tiang jauh. Gonzalo Garcia melepaskan diri dari kawalan lawan dan menyundul bola dari sudut sempit. Gol tersebut membawa Madrid unggul 1-0 dan semakin menguasai pertandingan.

Real Betis berusaha merespons melalui tembakan jarak jauh Nelson Deossa. Bola sempat mengenai kaki Camavinga sebelum melenceng tipis dari gawang Thibaut Courtois.

Babak Kedua: Dominasi Madrid Tak Terbendung

Memasuki babak kedua, Real Madrid langsung tancap gas. Setelah menggagalkan serangan awal Betis, Madrid justru menggandakan keunggulan pada menit ke-50. Gonzalo Garcia mengontrol umpan lambung Valverde dengan dada, lalu melepaskan tembakan voli akurat ke sudut bawah gawang. Skor berubah menjadi 2-0.

Tak lama berselang, Madrid kembali memberikan pukulan telak. Pada menit ke-56, Raúl Asencio mencetak gol ketiga melalui sundulan keras setelah menerima sepak pojok dari Rodrygo. Skor 3-0 semakin menegaskan dominasi tuan rumah.

Meski tertinggal jauh, Real Betis tetap mencoba bangkit. Aitor Ruibal melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi Courtois dengan sigap mengamankan bola. Upaya Betis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Cucho Hernández berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Madrid dan menaklukkan Courtois dari jarak dekat. Skor berubah menjadi 3-1.

Hat-Trick Garcia Tutup Pesta Gol Madrid

Alih-alih menurunkan tempo, Real Madrid justru kembali menekan. Pada sepuluh menit terakhir, Gonzalo Garcia melengkapi penampilan sempurnanya. Umpan Antonio Rüdiger mengalir ke Arda Güler, yang kemudian mengirimkan crossing ke kotak penalti. Garcia menyambut bola dengan sentuhan back-heel yang indah dan mencetak gol keempat Madrid sekaligus mengukir hat-trick.

Menjelang laga berakhir, Madrid masih terus menyerang. Valverde kembali mengancam lewat situasi satu lawan satu, namun Valles melakukan penyelamatan gemilang. Meski demikian, Madrid akhirnya menutup pertandingan dengan gol kelima. Fran García memanfaatkan umpan silang Valverde dan menyontek bola dari jarak dekat. Skor 5-1 pun bertahan hingga akhir laga.

Kesimpulan: Sinyal Kuat Madrid di Awal Tahun

Secara keseluruhan, kemenangan telak ini mengirimkan pesan kuat kepada para pesaing Real Madrid. Gonzalo Garcia tampil sebagai simbol regenerasi sukses klub, sementara lini tengah dan sayap Madrid menunjukkan keseimbangan permainan yang solid. Dengan performa seperti ini, Real Madrid membuka tahun 2026 dengan optimisme tinggi dan ambisi besar untuk merebut gelar LaLiga hingga akhir musim.