Fujifilm – Kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran kamera instan terbarunya, Instax Mini Evo Cinema. Produk ini membawa pendekatan berbeda di bandingkan kamera Instax pada umumnya. Fujifilm menggabungkan pengalaman mencetak foto instan dengan kemampuan merekam video dalam satu perangkat ringkas. Oleh karena itu, Instax Mini Evo Cinema menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman fotografi kreatif sekaligus interaktif.
Melalui kamera ini, Fujifilm mencoba menjawab kebutuhan generasi modern yang gemar mengabadikan momen bergerak, namun tetap ingin merasakan sensasi mencetak foto fisik secara instan. Konsep ini menjadikan Instax Mini Evo Cinema tampil sebagai perangkat hibrida yang unik di pasar kamera instan.
Desain Retro Terinspirasi Kamera Film Klasik
Instax Mini Evo Cinema mengusung desain retro yang terinspirasi dari kamera film Fujica Single-8 yang dirilis pada tahun 1965. Kamera film tersebut di kenal sebagai pesaing format Super 8 pada masanya. Dengan pendekatan ini, Fujifilm menghadirkan nuansa klasik yang kuat melalui bodi kamera, tombol mekanis, serta detail visual khas era kamera analog.
Meskipun mengusung tampilan lawas, Instax Mini Evo Cinema tetap menghadirkan kesan modern. Fujifilm memadukan estetika retro dengan teknologi terkini sehingga kamera ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pengguna saat ini. Perpaduan tersebut menjadikan kamera ini tampil berbeda di bandingkan lini Instax lainnya.

Kamera Instax mini Evo Cinema memungkinkan pengguna merekam klip video, lalu mencetak satu frame dari rekaman tersebut ke film Instax Mini.(Fujifilm)
Perpindahan Mode Foto dan Video yang Praktis
Salah satu keunggulan utama Instax Mini Evo Cinema terletak pada kemampuannya beralih antara mode foto dan mode video. Pengguna dapat melakukan perpindahan mode melalui sebuah slider fisik yang terletak di bodi kamera. Dengan mekanisme ini, pengguna dapat berpindah fungsi secara cepat dan intuitif tanpa perlu masuk ke menu digital.
Dalam mode video, kamera ini mampu merekam klip vertikal dengan durasi maksimal 15 detik. Setelah merekam, pengguna dapat memilih satu frame terbaik dari video tersebut untuk dicetak ke film Instax Mini. Pendekatan ini memberikan kebebasan kreatif karena pengguna dapat menentukan momen paling tepat sebelum mencetak hasilnya.
Integrasi Cetakan Fisik dan Konten Digital
Fujifilm menambahkan sentuhan inovatif melalui integrasi antara cetakan fisik dan konten digital. Setiap foto hasil cetakan dari frame video akan menampilkan kode QR. Ketika pengguna memindai kode tersebut menggunakan smartphone, sistem akan langsung menampilkan video yang berkaitan dengan foto tersebut.
Selain itu, pengguna juga dapat memutar ulang video dengan memasukkan kembali foto cetakan ke dalam kamera. Fitur ini menciptakan pengalaman interaktif yang jarang ditemukan pada kamera instan konvensional. Dengan demikian, Instax Mini Evo Cinema tidak hanya berfungsi sebagai alat cetak foto, tetapi juga sebagai media pemutar kenangan visual.
Fitur Era Dial untuk Eksplorasi Gaya Visual
Instax Mini Evo Cinema juga membawa fitur kreatif bernama “era dial”. Kenop putar ini memungkinkan pengguna memilih efek visual berdasarkan periode waktu tertentu. Fujifilm menyediakan sepuluh pilihan era, mulai dari tahun 1930 hingga 2020. Setiap era menghadirkan karakter visual khas yang meniru gaya foto dan video pada dekade tersebut.
Sebagai contoh, ketika pengguna memilih era 1960-an, kamera akan menampilkan nuansa vintage atau hitam putih yang identik dengan periode tersebut. Menariknya, pengguna tetap dapat menyesuaikan intensitas efek sesuai selera. Dengan cara ini, kamera memberikan fleksibilitas tinggi dalam eksplorasi visual tanpa menghilangkan kontrol kreatif pengguna.
Dukungan Aplikasi dan Aksesori Tambahan
Selain mencetak langsung dari kamera, Instax Mini Evo Cinema juga mendukung pencetakan foto melalui aplikasi pendamping di smartphone. Pengguna dapat mencetak foto yang diambil dari kamera lain selama foto tersebut tersimpan di ponsel. Fitur ini memperluas fungsi kamera sebagai printer instan portabel.
Dalam paket penjualan, Fujifilm menyertakan aksesori tambahan berupa viewfinder dan grip untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan. Namun, Fujifilm memasarkan tas pembawa sebagai aksesori terpisah. Hingga saat ini, Fujifilm belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal distribusi global untuk kamera ini.
Kesimpulan
Instax Mini Evo Cinema menandai langkah inovatif Fujifilm dalam mengembangkan kamera instan modern. Melalui kombinasi desain retro, kemampuan merekam video, fitur cetak frame pilihan, serta integrasi digital, kamera ini menawarkan pengalaman fotografi yang berbeda dan relevan. Dengan pendekatan kreatif dan fleksibel, Instax Mini Evo Cinema berpotensi menarik perhatian pecinta fotografi instan yang menginginkan lebih dari sekadar mencetak foto.