Duel – Pertandingan National Hockey League kembali menarik perhatian publik global. Kali ini, duel antara San Jose Sharks dan Columbus Blue Jackets mencuri fokus penggemar hoki es. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026, di SAP Center berakhir dengan kemenangan San Jose Sharks dengan skor 5-2.

Namun demikian, hasil pertandingan bukan satu-satunya topik yang menguasai perbincangan. Di tengah laga, publik menyaksikan momen adu fisik yang langsung menyebar luas di media sosial. Insiden tersebut memicu diskusi panjang mengenai budaya perkelahian dalam hoki es profesional, khususnya di NHL.

Duel Fisik Ryan Reaves dan Mathieu Olivier di Tengah Pertandingan

Ketegangan memuncak sekitar satu menit sebelum berakhirnya periode kedua. Pada momen tersebut, pemain sayap San Jose Sharks, Ryan Reaves, terlibat duel fisik dengan penyerang Columbus Blue Jackets, Mathieu Olivier. Kedua pemain secara sadar melepaskan sarung tangan mereka, sebuah isyarat yang memiliki makna khusus dalam budaya hoki es.

Setelah itu, Reaves dan Olivier saling melayangkan pukulan di dekat garis tengah lapangan. Duel berlangsung sekitar sepuluh detik dan berlangsung intens. Salah satu pukulan Olivier mengenai Reaves dengan keras hingga membuatnya terjatuh ke atas es. Momen tersebut langsung memicu reaksi keras dari penonton di arena maupun penggemar yang menyaksikan lewat siaran langsung.

Wasit segera bergerak untuk menghentikan duel setelah Reaves terjatuh. Selanjutnya, ofisial pertandingan mengarahkan kedua pemain ke kotak penalti dan menjatuhkan hukuman lima menit. Keputusan ini mengikuti prosedur standar dalam aturan NHL terkait perkelahian antarpemain.

Duel

Laga hoki es NHL diwarnai duel tinju di lapangan. (Foto: NHLI via Getty Images/Kavin Mistry)

Reaksi Publik dan Viral di Media Sosial

Tak lama setelah insiden terjadi, rekaman duel Reaves dan Olivier beredar luas di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar membandingkan duel tersebut dengan pertarungan dua petinju profesional. Diskusi pun berkembang, mulai dari apresiasi terhadap keberanian pemain hingga perdebatan mengenai relevansi perkelahian dalam olahraga modern.

Fenomena viral ini menunjukkan daya tarik unik NHL. Berbeda dengan olahraga lain, hoki es Amerika Utara masih mempertahankan elemen fisik sebagai bagian dari identitas kompetisi. Oleh karena itu, setiap duel fisik kerap memicu perhatian besar dari publik global.

The Code sebagai Tradisi Unik dalam Hoki Es NHL

Budaya perkelahian dalam hoki es NHL dikenal dengan istilah The Code. Tradisi ini telah berkembang sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Melalui The Code, pemain memiliki ruang untuk menyelesaikan konflik secara langsung di atas es melalui duel satu lawan satu.

Aturan tidak tertulis ini berlaku ketika dua pemain sama-sama melepaskan sarung tangan. Tindakan tersebut menandakan kesiapan untuk berduel secara adil. Setelah itu, pertandingan akan berhenti sementara hingga salah satu pemain terjatuh. Wasit kemudian mengambil alih situasi dan memberikan hukuman penalti kepada kedua pemain.

Meskipun terlihat keras, The Code bertujuan menjaga rasa saling menghormati antar pemain. Tradisi ini mencegah tindakan kotor tersembunyi dan mengurangi potensi konflik berkepanjangan di lapangan. Dengan kata lain, pemain menyelesaikan masalah secara langsung tanpa menyimpan dendam.

Sportivitas di Balik Adu Jotos

Menariknya, sikap sportivitas tetap muncul setelah duel berakhir. Ryan Reaves dan Mathieu Olivier menunjukkan hubungan yang cair saat menjalani hukuman bersama di kotak penalti. Keduanya tampak berbincang dan tertawa, menandakan tidak ada permusuhan pribadi di antara mereka.

Sikap tersebut mencerminkan esensi The Code dalam NHL. Perkelahian berfungsi sebagai mekanisme penyelesaian konflik, bukan sebagai ajang kebencian. Setelah duel selesai, pemain kembali fokus pada permainan dan menghormati satu sama lain.

Perbedaan Pendekatan NHL dan Liga Eropa

Pendekatan NHL terhadap perkelahian sangat berbeda dengan liga hoki es di Eropa. Liga-liga Eropa menerapkan sanksi berat bagi pemain yang terlibat keributan fisik. Pendekatan tersebut menekankan disiplin ketat dan pengurangan kontak fisik ekstrem.

Sebaliknya, NHL mempertahankan perkelahian sebagai bagian dari identitas liga. Tradisi ini memperkuat karakter keras dan kompetitif hoki es Amerika Utara. Oleh karena itu, duel seperti yang terjadi antara Reaves dan Olivier terus menjadi bagian dari narasi besar NHL.

Kesimpulan

Insiden duel antara Ryan Reaves dan Mathieu Olivier dalam laga San Jose Sharks melawan Columbus Blue Jackets menunjukkan karakter unik hoki es NHL. Di balik kerasnya benturan fisik, liga ini menjunjung tinggi sportivitas, penghormatan, dan tradisi panjang bernama The Code. Melalui pendekatan tersebut, NHL mempertahankan identitasnya sebagai liga hoki es dengan budaya kompetisi yang khas dan berbeda dari liga lainnya di dunia.