Perjalanan Karier – Mayor Infanteri Windra Sanur memasuki babak baru setelah ia resmi meninggalkan tugas panjangnya sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Sosok yang di kenal sebagai salah satu pengawal dekat mantan Presiden RI Joko Widodo itu kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0510/Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Perpindahan tugas tersebut menandai akhir dari masa pengabdiannya selama kurang lebih delapan tahun di lingkungan pengamanan presiden. Momen perpisahan berlangsung hangat saat Windra berpamitan langsung kepada Jokowi di kediaman pribadi sang mantan presiden di Solo, Jawa Tengah, pada Selasa, 21 April 2026.

Momen Perpisahan Windra Sanur dengan Jokowi di Solo

Dalam momen tersebut, Windra hadir bersama sang istri untuk menyampaikan salam perpisahan secara langsung. Ia mengikuti antrean bersama masyarakat sebelum akhirnya mendapat kesempatan bertemu dan berfoto dengan Jokowi.

Pertemuan itu menjadi momen emosional setelah hubungan kerja yang terjalin selama hampir satu dekade. Windra mengaku tidak mudah meninggalkan tugas yang telah ia jalani dalam waktu yang sangat panjang, terutama karena kedekatan profesional yang terbentuk selama mendampingi kepala negara dalam berbagai kegiatan.

Ia menyampaikan bahwa dirinya telah mengabdi sejak masa jabatan kedua Jokowi, sehingga perpisahan tersebut membawa kesan tersendiri dalam perjalanan kariernya sebagai prajurit TNI.

Karier Militer dari Kopassus hingga Paspampres

Mayor Windra Sanur merupakan perwira menengah TNI Angkatan Darat yang resmi menyandang pangkat Mayor pada 1 Oktober 2025. Pangkat tersebut berada satu tingkat di atas Kapten dan di bawah Letnan Kolonel dalam struktur militer Indonesia.

Perjalanan militernya di mulai sejak ia menempuh pendidikan di Sekolah Calon Bintara Angkatan Darat (Secaba AD) pada tahun 1996. Setelah itu, ia bergabung dengan satuan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang di kenal memiliki standar pelatihan ketat dan di siplin tinggi.

Di satuan tersebut, Windra pernah bertugas sebagai penembak jitu pada tahun 1999. Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Peleton Provos di markas Kopassus Cijantung. Pengalaman di satuan elite ini menjadi fondasi penting dalam membentuk kemampuan taktis dan kepemimpinannya.

Windra Sanur

Kasdim Tigaraksa Tangerang Mayor Windra Sanur, Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Perjalanan di Paspampres dan Pengamanan Presiden

Pada tahun 2019, Windra mengikuti seleksi untuk bergabung dengan Paspampres dan berhasil lolos. Ia kemudian di tempatkan di Grup A yang memiliki tugas utama mengamankan Presiden Republik Indonesia secara langsung.

Dalam penugasannya, ia juga pernah di percaya menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen 4 Grup D Paspampres. Posisi tersebut menempatkannya di garis depan pengamanan kepala negara dalam berbagai agenda kenegaraan maupun kunjungan kerja.

Selama bertugas, Windra di kenal memiliki peran penting dalam sistem pengamanan presiden. Ia kerap berada di dekat Jokowi dalam berbagai aktivitas resmi, sehingga mendapat julukan sebagai salah satu “perisai hidup” presiden.

Kedekatan dan Momen Emosional Perpisahan

Kebersamaan yang terjalin selama bertahun-tahun membuat momen perpisahan terasa berat bagi Windra. Ia mengakui bahwa kedekatan selama hampir delapan tahun menciptakan ikatan emosional yang kuat antara dirinya dan Jokowi.

Dalam pertemuan terakhir tersebut, Jokowi juga memberikan pesan agar Windra terus mengembangkan diri dan mencari pengalaman baru di luar tugas sebelumnya. Pesan itu menjadi penguat bagi Windra untuk melanjutkan pengabdiannya di jalur yang berbeda.

Tugas Baru sebagai Kasdim 0510/Tigaraksa

Setelah meninggalkan Paspampres, Windra kini memulai penugasan baru sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0510/Tigaraksa di Kabupaten Tangerang. Penempatan ini menjadi bagian dari pengembangan karier di lingkungan TNI AD yang menekankan pemerataan pengalaman tugas.

Berbeda dengan sebelumnya yang banyak berkutat pada pengamanan khusus, tugas di wilayah teritorial menuntut kemampuan yang lebih luas, termasuk pembinaan wilayah dan komunikasi dengan masyarakat.

Peralihan ini menjadi tantangan baru bagi Windra dalam memperluas kemampuan kepemimpinan dan pengabdiannya di lingkungan militer.

Kesimpulan

Perpindahan tugas Mayor Infanteri Windra Sanur dari Paspampres ke jabatan Kasdim 0510/Tigaraksa menandai perubahan penting dalam perjalanan karier militernya. Setelah bertahun-tahun mendampingi Presiden Joko Widodo, ia kini melanjutkan pengabdian di wilayah teritorial.

Dengan pengalaman panjang di satuan elite seperti Kopassus dan Paspampres, Windra membawa bekal kuat untuk menjalankan tugas barunya. Perjalanan ini sekaligus menunjukkan dinamika karier prajurit TNI yang terus berkembang melalui berbagai penugasan strategis di dalam negeri.