Borussia Dortmund – Bergerak cepat untuk memperkuat tim setelah menunjuk Ole Book sebagai direktur olahraga baru. Klub ingin menggabungkan kekuatan pemain berpengalaman dan talenta muda berbakat demi membangun skuad yang kompetitif dan berkelanjutan. Penunjukan Book menandai strategi baru Dortmund dalam menemukan pemain muda dengan kualitas tinggi.
“Tim kami akan bekerja sama untuk menemukan pemain muda berbakat yang mampu memberikan dampak nyata bagi klub,” ujar Book, dikutip dari laman Bundesliga, Kamis. Pernyataan ini menegaskan bahwa Dortmund tidak sekadar mencari pemain termuda, tetapi mengutamakan kualitas dan potensi yang bisa langsung mendukung tim.
Metode Ole Book dalam Menemukan Bakat
Ole Book memiliki pengalaman panjang dalam menemukan pesepak bola muda. Ia memulai karier sebagai pencari bakat di SV Elversberg pada 2017. Selama di sana, Book menemukan pemain-pemain berbakat seperti Nick Woltemade, yang kini bermain untuk Newcastle United, dan Younes Ebnoutalib, saat ini memperkuat Eintracht Frankfurt.
“Pendekatan saya dalam menemukan pemain muda tetap sama, tetapi sekarang saya memiliki lebih banyak alat dan sumber daya untuk menganalisis setiap calon talenta,” jelas Book. Dengan strategi ini, Dortmund berharap menemukan pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk beradaptasi di lingkungan kompetitif.

Skuad Borussia Dortmund 2025/2026 saat menang 4-0 atas Mainz dalam lanjutan Liga Jerman musim ini di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB. (Borussia Dortmund)
Keseimbangan Antara Pemain Muda dan Senior
Book menekankan bahwa keberhasilan klub tidak bergantung sepenuhnya pada pemain muda. Ia menekankan kolaborasi antara pemain muda dan berpengalaman sebagai kunci sukses tim. “Kesuksesan Dortmund berlaku dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Kami ingin memberikan kesempatan bagi semua pemain. Pemain muda menjadi bagian penting, tetapi mereka perlu bekerja sama dengan pemain senior,” kata Book.
Direktur Dortmund lainnya, Lars Ricken, sependapat dengan Book. Ricken menekankan bahwa pemain muda tetap memerlukan bimbingan dari pesepak bola berpengalaman agar berkembang secara maksimal. Ia mencontohkan pemain seperti Jude Bellingham (20 tahun), Carney Chukwuemeka (22 tahun), dan Luca Reggiani (18 tahun), yang terus meningkatkan kualitasnya berkat dukungan mentor senior.
“Kami memiliki banyak talenta di akademi, tetapi mereka membutuhkan waktu dan arahan untuk mencapai potensi terbaik. Strategi dua arah ini, antara pemain muda dan senior, membantu tim berkembang secara berkelanjutan,” ujar Ricken.
Rekam Jejak Ole Book
Borussia Dortmund resmi mengangkat Ole Book sebagai direktur olahraga menggantikan Sebastian Kehl pada 23 Maret 2026. Ia menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029. Sebelum bergabung dengan Dortmund, Book menjadi pencari bakat di Elversberg dan kemudian naik menjadi anggota dewan olahraga pada 2023.
Selama memimpin dewan olahraga Elversberg, Book berhasil membawa klub promosi dua musim berturut-turut, dari kasta ketiga pada 2022 ke kasta kedua Liga Jerman, 2. Bundesliga, pada 2023. Keberhasilan ini memperkuat reputasinya sebagai ahli dalam menemukan pemain muda dengan potensi besar.
Selain pengalaman manajerial, Book pernah aktif sebagai pemain. Ia membela beberapa klub kasta bawah Liga Jerman, termasuk Rot Weiss Ahlen, MSV Duisburg, dan SV Wehen Wiesbaden. Ia pensiun pada 2017 dan langsung menekuni pencarian bakat. Pengalaman bermain memberi Book wawasan lebih dalam menilai kemampuan, mentalitas, dan karakter calon pesepak bola muda.
Strategi Dortmund Menuju Masa Depan
Dortmund kini menekankan pengembangan pemain muda tanpa mengabaikan pengalaman. Klub percaya bahwa kombinasi antara bimbingan pemain senior dan talenta muda menciptakan tim yang seimbang, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan jangka panjang.
Ole Book memanfaatkan analisis modern, jaringan scouting yang luas, dan data lengkap untuk menemukan pemain muda berkualitas. Selain itu, Dortmund memastikan para pemain muda mendapatkan mentor yang membimbing mereka dalam setiap langkah pengembangan. Strategi ini mempersiapkan pemain muda agar bisa tampil maksimal di liga, sekaligus menjaga stabilitas tim.
Pendekatan Dortmund menunjukkan bahwa pengembangan pemain muda bukan sekadar investasi jangka panjang, tetapi bagian dari strategi membangun tim kuat dan kompetitif. Dengan kepemimpinan Ole Book, klub yakin bisa menemukan bakat terbaik sekaligus menjaga keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
Dengan kombinasi strategi scouting, bimbingan mentor, dan pengelolaan tim yang matang, Borussia Dortmund siap menghadapi musim-musim mendatang dengan skuad yang tangguh dan berpotensi mencapai kesuksesan di berbagai kompetisi.