Atmosfer – Di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam kembali memanas saat Timnas futsal Indonesia memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda tampil impresif dengan hasil imbang 1-1 melawan Irak, yang sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai juara Grup A.
Hasil ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen dengan total tujuh poin dan selisih gol +8, unggul produktivitas atas Irak yang juga mengumpulkan tujuh poin, tetapi hanya memiliki selisih gol +4. Meskipun kalah produktivitas, Irak tetap melaju ke babak gugur sebagai runner-up Grup A, sehingga kedua tim berhasil memastikan langkah mereka ke fase knockout.
Indonesia Akan Hadapi Vietnam di Perempat Final
Pada babak perempat final, Indonesia akan menghadapi Vietnam, runner-up dari Grup B. Pertemuan ini di jadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, di Indonesia Arena yang di prediksi akan kembali di penuhi dukungan suporter tuan rumah. Pertandingan ini menjadi laga krusial bagi Indonesia untuk melanjutkan perjalanan mereka di turnamen ini.
Sejak awal laga, Indonesia menekan dengan intensitas tinggi. Tekanan ini membuahkan hasil cepat ketika Samuel Eko mencatatkan gol pada menit keenam. Gol ini membawa Indonesia unggul 1-0 dan bertahan hingga akhir babak pertama. Strategi menyerang yang disiplin dari skuad Garuda terlihat efektif, sementara lini pertahanan mereka juga mampu menahan gempuran lawan.

Suasana pertandingan Grup A Piala Asia Futsal 2026 antara timnas Indonesia melawan Irak di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Babak Kedua dan Gol Balasan Irak
Memasuki babak kedua, Irak meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan membuat Indonesia harus bekerja ekstra di lini pertahanan. Strategi power play Irak akhirnya berhasil pada menit ke-30. Kiper Haedr Majed naik untuk membantu serangan dan melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu di jangkau oleh kiper Indonesia. Skor pun berubah menjadi 1-1, memicu ketegangan di sisa laga.
Meski begitu, Indonesia tetap memiliki peluang untuk kembali unggul. Sepakan Syauqi Saud sempat mengancam gawang Irak, namun kiper Ibrahim Ahmed mampu menahannya. Kecepatan transisi serangan Indonesia menunjukkan kesiapan dan daya kreativitas tim dalam menghadapi tekanan lawan.
Detik-Detik Akhir yang Menegangkan
Drama terbesar terjadi di detik-detik akhir. Kiper Indonesia, Muhammad Nizar, melakukan lemparan jauh yang berhasil di tangkap oleh kiper Irak. Bola sempat di kira telah melewati garis gawang, sehingga Indonesia dinyatakan unggul. Namun, setelah pengecekan melalui tayangan video, wasit menyatakan bola belum sepenuhnya melewati garis gawang. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga akhir laga.
Hasil ini cukup untuk memastikan Indonesia melangkah ke fase gugur, sekaligus mempertahankan catatan tak terkalahkan selama fase grup. Kemenangan moral ini menjadi modal penting bagi tim saat menghadapi Vietnam di perempat final.
Indonesia Tetap Optimis Menuju Babak Gugur
Kekuatan Indonesia terlihat dari kombinasi strategi menyerang dan pertahanan yang solid. Transisi cepat dari pertahanan ke serangan membuat skuad Garuda tetap berbahaya di setiap peluang. Dengan dukungan penuh suporter di Indonesia Arena, motivasi tim dipastikan meningkat menjelang babak knockout.
Selain itu, pengalaman menghadapi lawan tangguh seperti Irak memberi pelajaran berharga bagi pemain, terutama dalam situasi power play. Tim pelatih dapat memanfaatkan evaluasi ini untuk menyesuaikan strategi menghadapi Vietnam, sehingga peluang melaju ke semifinal semakin terbuka.
Secara keseluruhan, Indonesia menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level Asia. Kepercayaan diri tim tetap tinggi, dan transisi permainan yang cepat akan menjadi kunci dalam menghadapi babak perempat final. Suporter pun siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan Garuda melaju jauh di Piala Asia Futsal 2026.