Talenta Muda Indonesia – Kembali mencuri perhatian di arena balap kart internasional. Pegokar cilik Syabil Umar Basalamah berhasil menunjukkan performa kompetitif dalam ajang Champions of the Future yang berlangsung di Makau pada awal musim 2026. Melalui dua balapan penuh tantangan, Syabil sukses membawa pulang dua trofi sekaligus meski tidak meraih gelar juara utama.

Ajang Champions of the Future dikenal sebagai salah satu kompetisi balap kart bergengsi yang mempertemukan pegokar muda terbaik dari berbagai negara. Oleh karena itu, keikutsertaan Syabil dalam ajang ini sekaligus menjadi pembuktian kualitas pembalap Indonesia di level global.

Penampilan Kompetitif di Kartodromo de Coloane

Balapan berlangsung di Kartodromo de Coloane, Makau, sirkuit yang terkenal dengan karakter teknis dan tingkat kesulitan tinggi. Sejak sesi awal, Syabil menunjukkan adaptasi cepat terhadap lintasan. Ia mampu menjaga ritme balap dan konsistensi di tengah persaingan ketat.

Pada Race 1 yang berlangsung Sabtu, 17 Januari 2026, Syabil langsung tampil agresif. Ia mengakhiri balapan di posisi kedua, tepat di belakang kompatriotnya, Michal Vino Satrio. Sementara itu, pegokar Indonesia lainnya, Muhammad Wibowo, finis di posisi kelima. Hasil ini memberikan poin penting sekaligus meningkatkan kepercayaan diri Syabil di awal kompetisi.

Syabil Umar Basalamah

Syabil Umar Basalamah naik podium Champions of Future di Makau. (Istimewa)

Race Kedua Uji Ketahanan Mental dan Fisik

Memasuki Race 2 pada Minggu, 18 Januari 2026, tingkat persaingan meningkat signifikan. Pegokar dari berbagai negara tampil lebih agresif dan konsisten. Dalam situasi tersebut, Syabil tetap menjaga fokus sepanjang balapan.

Muhammad Wibowo berhasil meraih posisi ketiga, sedangkan Syabil finis di posisi kelima. Michal Vino Satrio menyusul di urutan kedelapan. Meski tidak kembali naik podium, Syabil tetap mengamankan poin krusial. Ia menunjukkan ketahanan mental dan fisik dalam dua hari balapan berturut-turut.

Klasemen Akhir Antar Syabil ke Tiga Besar Overall

Akumulasi poin dari dua race menempatkan Syabil di posisi ketiga klasemen overall. Ia mengumpulkan total 74 poin, unggul atas Muhammad Wibowo dan Michal Vino Satrio yang sama-sama mencatatkan 68 poin dan menempati posisi keempat serta kelima.

Gelar juara overall diraih oleh pegokar asal Thailand berdarah Rusia, sementara posisi kedua diamankan oleh pegokar Australia. Meski demikian, posisi tiga besar tetap menjadi pencapaian penting bagi Syabil, mengingat tingkat kompetisi yang sangat ketat di kelas Mini 60.

Trofi Awal Musim Tingkatkan Motivasi Balap

Syabil mengungkapkan rasa bahagianya setelah menerima trofi Champions of the Future. Ia menilai pencapaian ini sebagai awal musim yang sangat positif. Menurutnya, hasil di Makau memberikan dorongan mental untuk menghadapi balapan selanjutnya dengan level persaingan yang lebih menantang.

Ayah Syabil, Umar Abdullah, juga menyampaikan kebanggaannya. Ia menilai keberhasilan ini menjadi penyemangat besar bagi putranya untuk menjalani musim balap 2026 dengan antusiasme dan rasa percaya diri tinggi. Dukungan keluarga terus memainkan peran penting dalam perkembangan karier Syabil.

Catat Sejarah sebagai Pegokar Indonesia Pertama

Prestasi ini juga mencatat sejarah baru bagi dunia balap kart nasional. Syabil menjadi pegokar Indonesia pertama yang berhasil meraih trofi Champions of the Future di kelas Mini 60. Pencapaian ini membuktikan bahwa pembinaan usia dini di Indonesia mampu menghasilkan atlet berdaya saing internasional.

Menariknya, Syabil tetap menjalani keseharian sebagai pelajar kelas 3 SD Green Montessori di Jakarta Selatan. Ia mampu menyeimbangkan pendidikan akademik dan karier balap melalui disiplin tinggi dan manajemen waktu yang baik.

Perkuat DRM Motorsport dalam Ajang Internasional

Meski tergabung dalam Delta Garage Racing Team, Syabil memperkuat DRM Motorsport asal Malaysia pada ajang Champions of the Future di kawasan Asia. Kerja sama ini memberikan pengalaman baru sekaligus memperluas wawasan balap internasional bagi Syabil.

Bos DRM Motorsport, Mohd Rohairijaz, memberikan penilaian positif terhadap performa Syabil. Ia menyebut Syabil sebagai pegokar yang percaya diri, cepat beradaptasi, dan memiliki kecepatan alami. Menurutnya, hasil di Makau menjadi modal penting untuk menghadapi agenda balap berikutnya.

Agenda Balap Padat Sepanjang 2026

Ke depan, Syabil akan menjalani kalender balap yang lebih padat. Tim merancang program kompetisi penuh di Asia dan Eropa dengan level persaingan lebih tinggi. Melalui strategi ini, tim ingin mempersiapkan Syabil secara matang untuk jenjang balap berikutnya.

Dengan pencapaian impresif di awal musim, Syabil Umar Basalamah kini muncul sebagai salah satu harapan besar Indonesia di dunia balap kart internasional. Konsistensi, dukungan tim, serta semangat belajar yang kuat membuka peluang besar bagi masa depan kariernya di lintasan balap global.