Turnamen Hobart International 2026 – Langsung menghadirkan cerita menarik sejak hari pertama. Salah satu sorotan utama muncul dari laga yang melibatkan legenda tenis dunia, Venus Williams. Pada pertandingan babak pertama yang berlangsung Selasa waktu setempat, Venus harus mengakhiri langkahnya lebih awal setelah kalah dari petenis Jerman Tatjana Maria dengan skor 4-6, 3-6.
Sejak awal pertandingan, duel ini menyita perhatian publik. Selain mempertemukan dua pemain berpengalaman, laga tersebut juga mencatatkan rekor unik dalam sejarah turnamen. Pertemuan Venus dan Maria menghadirkan kombinasi usia tertua dalam pertandingan tur WTA sejak kompetisi ini berdiri pada 1973.
Tatjana Maria Raih Kemenangan Perdana Musim Ini
Bagi Tatjana Maria, kemenangan atas Venus Williams memiliki arti penting. Hasil ini menjadi kemenangan pertamanya pada musim 2026. Sebelumnya, Maria sempat mengalami kekalahan di babak pertama Brisbane International dari petenis muda Australia Emerson Jones yang baru berusia 17 tahun.
Oleh karena itu, kemenangan di Hobart memberikan dorongan kepercayaan diri yang signifikan. Maria mengaku merasa terhormat dapat berbagi lapangan dengan Venus. Ia juga menyoroti tantangan kondisi cuaca berangin yang memengaruhi jalannya pertandingan. Meski demikian, Maria mampu beradaptasi dengan baik dan menjalankan strategi secara efektif.

Venus Williams. (ANTARA/X/Venuseswilliams)
Faktor Usia dan Strategi Bermain Jadi Penentu
Pertandingan ini mencatatkan Maria bertanding pada usia 38 tahun, sementara Venus tampil pada usia 45 tahun. Perbedaan usia tersebut tidak mengurangi kualitas permainan keduanya. Namun, Maria mampu memanfaatkan strategi dengan lebih optimal. Ia mengandalkan permainan slice yang konsisten untuk mengatasi angin kencang di Tasmania.
Selanjutnya, Maria berhasil mematahkan servis Venus sebanyak lima kali sepanjang pertandingan. Dengan durasi laga satu jam 27 menit, Maria menunjukkan ketenangan dan kontrol permainan yang solid. Strategi tersebut membuat Venus kesulitan mengembangkan permainan agresifnya.
Ikatan Emosional dan Rasa Hormat Antar Pemain
Selain aspek teknis, pertandingan ini juga menyimpan nuansa emosional. Maria mengungkapkan bahwa Venus Williams merupakan idola bagi kedua putrinya, Charlotte yang berusia 12 tahun dan Cecilia yang masih berusia 4 tahun. Ia juga menyebut bahwa dirinya secara pribadi mengagumi Venus.
Menariknya, Maria dan keluarganya tinggal di dekat Venus di Florida. Kedekatan geografis ini menambah rasa hormat dan kekaguman yang ia rasakan. Oleh karena itu, kemenangan ini tidak hanya menjadi pencapaian kompetitif, tetapi juga momen personal yang berkesan bagi Maria.
Hari Sulit bagi Petenis Veteran Lainnya
Hasil Venus Williams bukan satu-satunya kejutan yang melibatkan petenis senior di Hobart. Pada hari yang sama, Barbora Krejcikova juga menghadapi laga berat. Krejcikova mengalami kendala pada lututnya saat berhadapan dengan Peyton Stearns dalam pertandingan berdurasi dua jam 32 menit.
Meski sempat menerima perawatan medis setelah set pertama, Krejcikova tetap melanjutkan pertandingan. Ia menunjukkan perlawanan sengit hingga set penentuan. Namun, Stearns akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 6-4, 1-6, 7-6(3). Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Stearns sejak US Open.
Hasil Lain di Hari Kedua Turnamen
Selain laga-laga tersebut, beberapa pertandingan lain juga mewarnai hari kedua Hobart International. Unggulan ketiga Iva Jovic tampil dominan saat menghadapi petenis Indonesia Janice Tjen. Jovic memenangi 11 gim pertama dan menutup laga dengan skor 6-0, 6-1.
Selanjutnya, Magdalena Frech mencatatkan kemenangan meyakinkan 6-4, 6-0 atas Elsa Jacquemot dari Prancis. Sementara itu, Rebecca Sramkova menaklukkan Varvara Gracheva dalam pertandingan tiga set yang ketat.
Pertandingan Tertunda Akibat Cuaca
Di sisi lain, laga pembuka unggulan pertama Emma Raducanu melawan Camila Osorio belum mencapai kesimpulan. Hujan menghambat jalannya pertandingan saat Raducanu unggul 6-3, 2-4.
Raducanu tampil solid pada set pertama, sementara Osorio mulai menemukan ritme permainan di set kedua. Setelah beberapa kali jeda singkat akibat gerimis, wasit akhirnya menghentikan pertandingan untuk penundaan lebih panjang. Saat laga dilanjutkan, kedua pemain hanya sempat memainkan tiga poin sebelum hujan kembali memaksa penghentian.
Penutup
Hobart International 2026 menghadirkan dinamika menarik sejak babak awal. Kekalahan Venus Williams menandai tantangan berat bagi petenis veteran, sementara kemenangan Tatjana Maria memperlihatkan bahwa pengalaman dan strategi tetap memiliki peran besar. Dengan berbagai hasil mengejutkan dan cuaca yang ikut memengaruhi jalannya pertandingan, turnamen ini menjanjikan persaingan yang semakin menarik pada babak-babak berikutnya.