Putaran Ketiga Piala FA – Kembali menyuguhkan pertandingan penuh drama dan tensi tinggi. Pada laga yang berlangsung Minggu waktu setempat, dua klub Inggris berhasil memastikan tiket ke babak selanjutnya melalui cara yang berbeda. West Ham United mengamankan kemenangan lewat perpanjangan waktu, sementara West Bromwich Albion menunjukkan ketangguhan mental melalui adu tendangan penalti.
Sejak awal pertandingan, kedua laga tersebut menghadirkan persaingan ketat. Setiap tim menunjukkan ambisi besar untuk melangkah lebih jauh di kompetisi tertua di dunia ini. Oleh karena itu, intensitas permainan terus meningkat hingga menit-menit akhir.
West Ham Menang Dramatis atas Queens Park Rangers
Bertanding di Stadion London, West Ham menghadapi perlawanan sengit dari Queens Park Rangers. Meski berstatus klub Premier League, West Ham tidak mendapatkan kemenangan dengan mudah. Sejak peluit awal, QPR berani tampil terbuka dan memberikan tekanan di beberapa momen penting.
West Ham lebih dulu membuka keunggulan melalui Crysencio Summerville. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah. Namun, QPR tidak kehilangan fokus. Tim tamu terus membangun serangan hingga akhirnya Richard Kone berhasil menyamakan kedudukan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.
Memasuki babak tambahan, West Ham meningkatkan tempo permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil. Valentin Castellanos, penyerang anyar The Hammers, mencetak gol penentu pada menit ke-98. Gol tersebut memastikan kemenangan West Ham dengan skor 2-1. Dengan hasil ini, West Ham membuktikan kedalaman skuad dan kesiapan fisik dalam menghadapi jadwal padat kompetisi.

Penyerang West Ham Valentin Castellanos (kanan) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang pada pertandingan Piala FA menghadapi QPR di Stadion London, London, Minggu (11/1/2026) waktu setempat. (x.com/WestHam)
Konsistensi West Ham di Kompetisi Domestik
Kemenangan atas QPR memberikan sinyal positif bagi West Ham. Tim asuhan David Moyes menunjukkan kemampuan menjaga konsentrasi hingga akhir laga. Selain itu, kontribusi pemain baru seperti Castellanos memberikan variasi serangan yang semakin tajam.
West Ham juga memanfaatkan pengalaman bermain di level tertinggi untuk mengelola pertandingan. Mereka mampu menahan tekanan lawan dan memanfaatkan peluang secara efektif. Dengan pendekatan ini, West Ham berpeluang melangkah lebih jauh di Piala FA musim ini.
Drama Adu Penalti Mengiringi Laga Swansea vs West Brom
Di pertandingan lain, Swansea City menghadapi West Brom dalam duel sesama tim Championship. Sejak menit awal, kedua tim menampilkan permainan agresif dan penuh determinasi. Swansea sempat memimpin melalui gol Eom Ji-sung, yang lahir dari serangan cepat dan penyelesaian akurat.
West Brom merespons dengan cepat. Josh Maja menyamakan kedudukan dan mengembalikan keseimbangan permainan. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai. Memasuki babak tambahan, West Brom kembali unggul lewat gol Jed Wallace. Namun, Swansea kembali menunjukkan daya juang tinggi melalui gol Zeidane Inoussa.
Skor 2-2 bertahan hingga 120 menit. Situasi ini memaksa pertandingan berlanjut ke adu tendangan penalti. Pada fase penentuan tersebut, West Brom tampil lebih tenang dan fokus. Dua eksekutor Swansea gagal mencetak gol, sehingga West Brom memastikan kemenangan dengan skor 6-5.
Mental Juara Menjadi Faktor Penentu
Keberhasilan West Brom dalam adu penalti menegaskan pentingnya kekuatan mental di kompetisi gugur. Tim asuhan Carlos Corberán mampu menjaga konsentrasi meski tekanan meningkat. Selain itu, eksekutor penalti West Brom menunjukkan ketenangan yang menjadi kunci kemenangan.
Bagi Swansea, kegagalan ini memberikan pelajaran berharga. Tim tetap menunjukkan performa kompetitif sepanjang laga. Namun, detail kecil pada momen krusial menentukan hasil akhir. Situasi ini kembali menegaskan bahwa Piala FA selalu menghadirkan kejutan dan drama hingga detik terakhir.
Dampak Kemenangan bagi West Ham dan West Brom
Kemenangan ini membawa dampak signifikan bagi kedua tim. West Ham mendapatkan tambahan kepercayaan diri untuk menghadapi jadwal kompetisi domestik dan Eropa. Sementara itu, West Brom memperoleh momentum positif untuk menjaga konsistensi di Championship.
Selain itu, keberhasilan melangkah ke babak berikutnya juga memberikan keuntungan finansial dan eksposur bagi klub. Piala FA tetap menjadi ajang penting bagi klub Inggris untuk membangun prestasi dan reputasi.
Kesimpulan
Putaran ketiga Piala FA kembali membuktikan daya tarik kompetisi ini. West Ham menunjukkan kualitas melalui kemenangan di babak tambahan, sementara West Brom menegaskan kekuatan mental lewat adu penalti. Kedua laga tersebut menghadirkan drama, emosi, dan persaingan ketat yang menjadi ciri khas Piala FA. Dengan performa ini, West Ham dan West Brom layak menatap babak berikutnya dengan optimisme tinggi.