7 Pemain Timans Voli Indonesia – Kompetisi bola voli tertinggi di Tanah Air, Proliga 2026, akan memulai laga perdana pada 8 Januari di Pontianak, Kalimantan Barat. Ajang ini kembali menjadi panggung utama bagi klub-klub voli nasional untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Sebanyak lima tim putra dan tujuh tim putri akan tampil sepanjang musim kompetisi.

Meski antusiasme publik cukup tinggi, Proliga 2026 juga menghadirkan sejumlah catatan penting. Salah satu sorotan utama mengarah pada absennya beberapa pemain inti Timnas Voli Indonesia. Ketidakhadiran mereka memengaruhi kekuatan tim-tim peserta, terutama pada sektor putra.

Sektor Putra Dominasi Daftar Pemain Timnas yang Absen

Sektor putra menjadi penyumbang terbanyak pemain Timnas Voli Indonesia yang tidak tampil pada Proliga 2026. Kondisi ini muncul seiring terbatasnya jumlah klub peserta di sektor putra. Situasi tersebut membuat persaingan perekrutan pemain semakin ketat dan tidak semua pemain nasional memperoleh klub.

Beberapa pemain memilih melanjutkan karier ke luar negeri, sementara sebagian lainnya menghadapi kendala cedera atau belum menemukan tim yang sesuai. Kombinasi faktor tersebut membuat komposisi Proliga 2026 berbeda dari musim-musim sebelumnya.

Voli Indonesia

PEMAIN TIMNAS VOLI ABSEN DI PROLIGA – Timnas Voli Putra Indonesia melakukan sesi foto bersama setelah meraih kemenangan 3-0 atas Myanmar pada preliminary phase Pool B SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, Senin (15/12). Termasuk Jordan Susanto, 7 penggawa Timnas Voli Indonesia absen di Proliga 2026.

Faktor Abroad dan Minimnya Klub Jadi Kendala Utama

Pilihan bermain di luar negeri atau abroad menjadi salah satu alasan utama absennya pemain Timnas Voli Indonesia. Liga asing menawarkan jam terbang lebih tinggi, kualitas kompetisi yang kuat, serta pengalaman internasional yang berharga bagi pemain.

Selain itu, minimnya jumlah klub putra di Proliga 2026 turut mempersempit peluang. Tidak semua pemain nasional mendapatkan tempat karena klub harus menyesuaikan kebutuhan tim, anggaran, dan komposisi pemain asing. Situasi ini berdampak langsung pada pemain yang berada di level nasional namun belum memperoleh kontrak klub domestik.

Jordan Susanto Gagal Tampil Bersama Jakarta LavAni

Nama Jordan Susanto menjadi kejutan terbesar dalam daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang absen. Outside hitter asal Sulawesi tersebut sebelumnya tampil membela Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. Banyak pihak memprediksi Jordan akan meramaikan persaingan Proliga 2026.

Jordan sempat masuk dalam rencana bergabung bersama Jakarta LavAni, salah satu klub kuat di sektor putra. Namun rencana tersebut tidak berlanjut. Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, memastikan bahwa Jordan tidak akan memperkuat tim tersebut pada musim ini.

Erwin menyampaikan bahwa Jordan belum bergabung dengan klub mana pun untuk Proliga 2026. Mantan setter Timnas Voli Putra Indonesia itu menyebut kemungkinan besar Jordan akan melewatkan kompetisi musim ini. Keputusan tersebut membuat Jordan menjadi salah satu pemain nasional yang harus menepi dari kompetisi domestik.

Rivan Nurmulki Kembali Pilih Karier Internasional

Selain Jordan Susanto, nama Rivan Nurmulki juga masuk dalam daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang absen. Rivan telah melewatkan Proliga selama dua musim berturut-turut. Pada musim 2025, ia memilih fokus membela Wolfdogs Nagoya di Jepang.

Memasuki musim 2026, Rivan kembali melanjutkan karier di luar negeri. Keputusan tersebut menunjukkan konsistensi Rivan dalam mengejar level kompetisi yang lebih tinggi. Kehadirannya di liga asing turut memperkuat citra pemain voli Indonesia di kancah internasional.

Dampak Absennya Pemain Timnas terhadap Persaingan Proliga

Absennya sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia memberikan dampak nyata terhadap peta persaingan Proliga 2026. Klub-klub peserta harus menyusun strategi baru dengan mengandalkan pemain muda atau pemain asing untuk menutup kekosongan.

Di sisi lain, kondisi ini membuka peluang bagi talenta muda nasional untuk tampil dan menunjukkan kemampuan. Proliga 2026 dapat menjadi ajang pembuktian bagi pemain generasi berikutnya yang ingin menembus level tim nasional.

Proliga Tetap Jadi Etalase Voli Nasional

Meski tanpa beberapa bintang timnas, Proliga 2026 tetap memegang peran penting dalam perkembangan voli Indonesia. Kompetisi ini berfungsi sebagai etalase utama pembinaan atlet dan ajang evaluasi performa pemain lokal.

Publik kini menantikan bagaimana klub-klub peserta beradaptasi dengan situasi tersebut. Proliga 2026 tetap menjanjikan persaingan menarik sekaligus menjadi tolok ukur kekuatan voli nasional menuju agenda internasional berikutnya.