Inspirasi Baju Lebaran – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri, banyak keluarga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk busana hari raya. Hal yang sama juga dilakukan oleh public figure Margin Wieheerm. Istri dari Ali Syakieb ini telah menyiapkan busana Lebaran khusus untuk dirinya dan sang buah hati, Guzel, sebagai bagian dari tradisi menyambut momen penuh makna bersama keluarga.
Bagi Margin, Ramadan dan Lebaran bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan waktu istimewa untuk mempererat hubungan keluarga dan menjalin silaturahmi. Oleh karena itu, pemilihan busana menjadi bagian penting yang mendukung kenyamanan dan suasana hangat selama menjalani berbagai aktivitas ibadah dan kebersamaan.
Pilihan Busana Lebaran yang Elegan dan Fungsional
Pada Ramadan dan Lebaran tahun ini, Margin Wieheerm memilih koleksi pakaian dengan sentuhan elegan sekaligus nyaman. Ia menaruh perhatian pada busana yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari buka puasa bersama hingga pertemuan keluarga saat Idul Fitri.
Menurut Margin, kenyamanan menjadi faktor utama dalam menentukan busana Lebaran. Aktivitas selama Ramadan dan Lebaran sering kali berlangsung cukup padat, sehingga pakaian yang fleksibel dan tetap sopan sangat membantu menunjang aktivitas tersebut. Pilihan desain yang sederhana namun berkelas juga memberikan kesan anggun tanpa berlebihan.

BAJU LEBARAN ARTIS – Menanti kehadiran bulan suci Ramadan dan momen berkumpul Lebaran bersama keluarga, public figure Margin Wieheerm sudah menyiapkan baju lebaran spesial untuk dirinya dan sang buah hati, Guzel. Tahun ini, Margin menemukan koleksi pakaian hari raya baru dengan pilihan lebih elegan dan nyaman. Hal itu disampaikan Margin saat menghadiri fashion show Mothercare lewat koleksi Eid Occasion serta kolaborasi dengan Benang Jarum dan Klamby di Jakarta pada Sabtu, (22/2/2025).
Kolaborasi dengan Mothercare dan Desainer Lokal
Dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri, Margin Wieheerm berkolaborasi dengan Mothercare melalui koleksi Eid Occasion. Koleksi ini hadir sebagai pilihan busana yang tidak hanya mengutamakan tampilan, tetapi juga nilai edukatif bagi anak.
Selain itu, Mothercare turut menggandeng desainer lokal seperti Benang Jarum dan Klamby untuk menghadirkan variasi busana Hari Raya. Kolaborasi ini bertujuan memberikan lebih banyak pilihan pakaian yang relevan dengan budaya lokal serta kebutuhan keluarga modern.
Margin berharap koleksi tersebut dapat membantu orang tua dan anak mempersiapkan diri secara lebih baik dalam menyambut Ramadan dan Lebaran. Melalui proses memilih pakaian, anak-anak juga belajar tentang makna kesiapan, kerapian, dan sikap menghargai momen istimewa.
Fashion Show Koleksi Spesial untuk Anak-Anak
Pada kesempatan yang sama, Mothercare mengadakan peragaan busana yang menampilkan tiga koleksi spesial untuk anak-anak. Fashion show ini memperlihatkan beragam pilihan busana yang mendukung rasa percaya diri dan kenyamanan anak saat merayakan Hari Raya.
Koleksi tersebut mencakup lini Mothercare, hasil kolaborasi dengan Benang Jarum, serta koleksi dari Klamby. Setiap desain menyesuaikan kebutuhan anak-anak dengan potongan yang nyaman, bahan yang lembut, serta warna yang menenangkan.
Busana Hari Raya ini menyasar anak usia 0 hingga 8 tahun. Desainnya memadukan unsur keanggunan dan kenyamanan, sehingga anak-anak tetap merasa bebas bergerak saat mengikuti rangkaian kegiatan Lebaran bersama keluarga.
Menanamkan Nilai Berpakaian Baik Sejak Dini
Marketing Communication Manager Mothercare Indonesia, Noer Muthia Alivia A., menjelaskan bahwa koleksi ini tidak hanya berfokus pada aspek visual. Mothercare ingin menanamkan nilai pentingnya berpakaian baik kepada anak-anak sejak dini, khususnya saat menjalani tradisi Ramadan dan Idul Fitri.
Berpakaian baik mencerminkan sikap menghargai diri sendiri dan orang lain. Melalui busana Hari Raya, anak-anak dapat belajar memahami konteks sosial dan budaya dalam setiap momen perayaan. Pakaian yang rapi dan pantas juga membantu membangun rasa percaya diri saat bertemu keluarga besar dan lingkungan sekitar.
Busana sebagai Bagian dari Tradisi Ramadan dan Lebaran
Bagi banyak keluarga, pemilihan busana Lebaran telah menjadi bagian dari tradisi yang sarat makna. Momen ini tidak hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang kesiapan mental dan emosional dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa.
Margin Wieheerm menilai bahwa busana yang tepat dapat memperkuat suasana kebersamaan dan rasa syukur. Dengan pilihan pakaian yang nyaman dan sopan, keluarga dapat menikmati setiap momen Ramadan dan Lebaran dengan lebih khusyuk dan penuh kebahagiaan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Mothercare dan para desainer lokal berupaya menghadirkan busana yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mendukung nilai-nilai keluarga dan tradisi. Dengan demikian, persiapan Lebaran tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan bagian dari proses membangun kenangan indah bersama orang-orang terkasih.